Bahaya Dehidrasi Ketika Mendaki


Dehidrasi merupakan hal sepele namun sering diabaikan oleh orang - orang. Kekurangan cairan dalam tubuh nyatanya mampu mengancam keselamatan nyawa seseorang. Namun, walaupun para pendaki mengetahui hal ini, mereka masih saja mengabaikan masalah dehidrasi. Salah satu yang disepelekan adalah perbekalan logistik berupa air yang dianggap memberatkan dan memilih membawa air "ngepas" dengan alasan kalau membawa air yang terlalu banyak akan memberatkan.

Memang pada beberapa gunung memiliki sumber air yang melimpah, namun pertanyaannya apakah air tersebut tidak terkontaminasi oleh kuman, kotoran dan lain - lain? Apalagi sumber air tersebut berupa aliran air ataupun air yan berkubang. Bahaya dari dehidrasi adalah konsentrasi terganggu yang akan mengakibatkan hal - hal lain yang tidak diinginkan. Selain itu, dehidrasi juga merupakan salah satu tanda - tanda awal terjadinya hipotermia. Bila sudah begini, masihkah kamu merasa malas membawa air bersih yang cukup ketika mendaki? Mari kita bahas mengenai permasalahan dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh ketika mendaki :

Kehilangan cairan didalam tubuh secara alami disebabkan oleh pernafasan, keringat dan buang air besar maupun kecil. Adapun sebab sebab dehidrasi pada saat mendaki diantaranya disebabkan oleh :
  • Diare
    Diare merupakan penyebab paling besar para pendaki kehilangan sebagian besar cairan dalam tubuh. Diperkirakan sebanyak 4 juta anak meninggal dunia akibat dehidrasi karena diare. 
  • Muntah
    Muntah juga merupakan salah satu penyebab kehilangan cairan dalam tubuh. 
  • Berkeringat
    Sebab satu ini tidak bisa dihindari ketikan mendaki. Dengan berkeringat ketika mendaki menandakan bahwa diri kita sehat karena sirkulasi cairan dalam tubuh bisa dikeluarkan dengan normal melalui pori - pori ketika mengalami perubahan suhu. 
Tanda - Tanda dan Gejala Dehidrasi
  • Mulut kering
    Mulut kering bisa dilihat diantaranya bibir pecah - pecah dan tenggorokan teras kering. Ini merupakan salah satu gejala dehidrasi.
  • Berhenti berkeringat
    Ketika banyak tenaga dikeluarkan, namun keringat tidak keluar, disinilah salah satu ciri terjadinya dehidrasi. Normalnya tubuh akan mengeluarkan keringat sesuai kalori yang dibakar.
  • Keram otot
  • Kepala terasa ringan (terutama ketika berdiri)
Hal - Hal yang dapat Dilakukan untuk Mengurangi Bahaya Dehidrasi
  • Mengurangi kecepatan berjalan
  • Mengurangi aktivitas ketika cuaca panas
  • Minum air sebanyak - banyaknya
  • Menghirup dan mengeluarkan udara melalui hidung untuk mengurangi dehidrasi di mulut dan kerongkongan
  • Menggunakan pakaian yang mampu menutupi sebagian besar tubuh
  • Menggunakan pakaian berwarna terang
  • Bila memungkinkan berteduh hingga keadaan membaik
  • Menghindari menyentuh benda - benda panas

Postingan terkait: