Tips Traveling ke Gunung Bromo

Tips Traveling ke Gunung Bromo

Gunung Bromo merupakan saah satu destinasi wisata unggulan provinsi Jawa Timur. Gunung Bromo banyak dikunjungi treveller lokal dan mancanegara. Traveling ke Gunung Bromo menjadi salah satu dambaan bagi para traveler di Indonesia. Sejak tahun 2014 wisata pegunungan mulai diminati para pecinta travelling di Indonesia. Hal tersebut didasari atas adanya film, iklan, dan media sosial yang secara massive mengiklankan daerah pegunungan. Dampak dari media sosial bahkan lebih besar dari yang dibayangkan. Gunung - gunung yang semula tidak terkenal kini menjadi daerah yang sangat ramai dengan para pendaki.

Gunung Bromo dikelola oleh Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dan masuk dalam beberapa wilayah kabupaten di Jawa Timur. Bromo menawarkan keindahan gunung, savana yang luas, kuil yang berada di kaki gunung, serta wisata budaya suku Tengger yang melegenda. Terdapat tangga yang mengantarkan para traveler untuk sampai di puncak Bromo. Dan jika lelah, ada jasa "naik kuda" yang siap mengantarkan ke puncak Bromo.

Selain puncak Bromo ada juga Pasir Berbisik yang merupakan lautan pasir yang terhampar di kawasan Bromo. Penamaan Pasir Berbisik karena pasir ini jika terkena angin maka bunyinya seperti orang berbisik. Ada juga Padang Rumput (savana) yang merupakan lautan rumput dan sering dijadikan spot foto  dan syuting. Bukit Cinta yang merupakan spot melihat golden sunrise. Ada juga kuil yang melegenda yang berada di kaki Gunung Bromo. Kemudian budaya Tengger yang diadakan pada tanggal tertentu berupa sesajen oleh suku Tengger. Itulah sederet poin - poin wisata di Bromo.

Nah, berikut ini adalah tips traveling ke Bromo :
  1. Memilih traveling ke agent atau sendiri
    Traveler Bromo dibedakan menjadi dua, ada yang traveling dengan agen ada juga yang sendiri tanpa agen. Jika menggunakan agen, maka traveler hanya mengikuti alur yang diberikan sang agen, sedangkan bila traveling tanpa agen, traveler akan melakukan semua hal sendiri dari jadwal, transportasi, penginapan dan budgeting. Tentukan akan menggunakan agen atau sendiri. Traveling dengan jumlah anggota lebih dari 5 orang disarankan menggunaka paket wisata namun sendiri juga boleh.
  2. Memilih Waktu yang Tepat
    Sangat direkomendasikan traveling pada bulan Juni - Oktober, karena pada bulan tersebut cuaca sedang bagus yaitu pada musim panas. Kamu dapat menikmati 100% keindahan Gunung Bromo saat cuaca bagus.
  3. Transportasi
    Persiapkan tiket jauh - jauh hari jika menggunakan moda tranportasi. Jika tujuannya hari libur, maka bersiap - siaplah untuk cepat - cepat pesan tiket dari sekarang. Jika menggunakan pesawat, dari bandara Malang bisa naik bis atau taksi. Jika menggunakan kereta dan angkutan darat dapat menggunakan petunjuk transportasi yang sangat mudah didapatkan.
  4. Penginapan
    Penginapan pada hari libur umumnya full booked. Maka siap - siaplah untuk mencari informasi secepatnya. Kamu bisa menginap di Malang dan Probolinggo kemudian via mobil menuju Bromo. Kamu juga bisa mencari penginapan langsung di daerah Bromo berupa homestay, hotel maupun rumah warga. Jika anggota banyak sangat disarankan menyewa homestay, namun jika berdua saja disarankan untuk menyewa hotel.
  5. Persiapan Fisik
    Persiapkan fisikmu dengan melakukan jogging di pagi atau sore hari karena di Bromo kamu akan berjalan lebih lama dari biasanya.
  6. Barang yang Harus Dibawa
    Bawalah pakaian untuk 2 hari berupa jaket, sepatu gunung, kaos kaki, kaos tangan, syal, kacamata, celana panjang, masker, penutup kepala, senter dan p3k. Bawa juga peralatan fotografimu dan tentunya uang cash.
  7. Foto
    Bromo sangat terkenal dengan spot foto sunrise dan pemandangan gunungnya. Oleh sebab itu foto - foto di Bromo umumnya berupa sunrise Gunung Bromo. Namun ada pula spot - spot lain seperti berkuda, sabana, lautan pasir dan lain - lain.
Itulah tips - tips traveling di Gunung Bromo yang bisa kami bagikan. Semoga perjalanan travelingmu menyenangkan. Salam lestari.

Share this:

Disqus Comments