Tips Memilih Tenda untuk Mendaki

Tenda merupakan peralatan wajib pada kegiatan mendaki. Tenda berfungsi sebagai tempat beristirahat sekaligus berlindung dari cuaca di gunung. Karena pentingnya fungsi tenda inilah yang kemudian menuntut para pendaki tidak boleh sembarangan dalam membeli tenda. Berikut ini adalah tips – tips memilih tenda sesuai kebutuhan pendaki.
  1. Kapasitas Tenda
Tips pertama yang harus diperhatikan adalah kapasitas yang diinginkan. Tenda yang umum dijual adalah kapasitas dua hingga enam orang. Tenda yang paling diminati adalah tenda berkapasitas empat orang. Kapasitas suatu tenda akan berpengaruh pada beban dan volume di dalam carrier. Semakin besar kapasitas tenda maka volume dan berat juga akan semakin besar.
  1. Bahan Tenda
Bahan tenda yang paling baik adalah nilon karena memiliki kemampuan lebih baik dalam menahan udara dingin dan air hujan. Di pasaran saat ini banyak tenda yang terbuat dari dua bahan yaitu bahan nilon pada bagian luar dan katun pada bagian dalam. Tenda jenis ini dapat dijadikan pilahan, namun dalam penggunaan juga harus hati – hati, jangan sampai bagian katun basah karena akan meningkatkan kelembapan didalam tenda. Bisa dikatakan bahan nilon adalah bahan terbaik untuk semua tenda.
  1. Pemilihan Cover / Flysheet
Flysheet adalah lapisan anti air yang dipasang pada bagian terluar tenda. Flysheet sangat penting untuk menahan air hujan sebelum langsung mengenai bagian dalam tenda. Bahan flysheet terbaik adalah bahan polyester. Maka dari itu disarankan untuk menambahkan flysheet pada tenda yang dibeli. Perhatikan pula cara pemasangan flysheet dengan memastikan terdapat jarak antara flysheet dengan tenda agar kondisi didalam tenda tidak panas dan lembap.
  1. Pemilihan Alas Tenda
Pada umumnya lapisan bawah tenda adalah terpal. Namun untuk lebih baiknya usahakan memilih lapisan bawah berupa bahan ultralight sejenis nilon agar mampu menahan rembesan air.
  1. Pemilihan Frame
Bila memungkinkan pilih frame yang terbuat dari alumunium dan bukan fiberglass, karena bahan alumunium jauh lebih awet, kuat dan ringan dibandingkan dengan fiberglass. Frame berbahan fiberglass sangat rentan patah bila diterpa angin kencang. Saat ini sudah banyak toko outdoor yang menjual frame alumunium, jadi tidak perlu khawatir bila ingin menggantinya.
  1. Jahitan
Satu lagi yang perlu diperhatikan adalah jahitan tenda. Pastikan jahitan pada tenda tersebut cukup kuat dan dobel karena akan sangat berpengaruh bila dipergunakan untuk jangka panjang.
  1. Ketinggian Tenda
Untuk pendakian gunung yang memiliki tiupan angin kencang usahakan memilih tenda dengan ketinggian maksimal adalah 1 meter. Hal ini sangat penting agar sewaktu tertiup angin tenda tidak roboh. Beberapa merk tenda memiliki bagian terbuka pada bagian dinding atau bagian atas. Hindari memilih tenda jenis ini karena bukaan tersebut justru menjadi pintu angin dan air.

Sekian tips memilih tenda dari pendaki.info, semoga info ini bermanfaat. Salam lestari.
Blogger
Disqus

No comments