Tips Memilih dan Membeli Tenda untuk Kegiatan Pendakian


Tenda merupakan peralatan wajib pada kegiatan mendaki. Tenda berfungsi sebagai tempat beristirahat sekaligus berlindung dari cuaca di gunung. Karena pentingnya fungsi tenda inilah yang kemudian menuntut para pendaki harus selektif dalam memilih tenda. Berikut ini adalah tips – tips memilih tenda sesuai kebutuhan pendaki.
  1. Kapasitas Tenda
Tips pertama yang harus diperhatikan adalah kapasitas tenda yang diinginkan. Tenda yang paling banyak digunakan oleh para pendaki adalah kapasitas dua hingga enam orang. Kapasitas suatu tenda berbanding lurus dengan beban dan volume di dalam carrier. Semakin besar kapasitas tenda maka volume dan berat juga akan semakin besar. Pemilihan kapasitas tenda sebisa mungkin sesuaikan dengan tujuan pendakian dan jumlah orang dalam rombongan. Semisal pendakiannya hanya disekitar Jawa Tengah, tenda dengan kapasitas 4 - 5 sudah cukup.

Kamu juga bisa memperkirakan kapasitas tenda dengan berdasarkan umur. Biasanya orang - orang berumur dibawah 25 tahun lebih suka mendaki berkelompok, maka dari itu direkomendasikan untuk membeli tenda dengan kapasitas 4 keatas. Ketika kamu berusia 25 keatas dan sudah bekerja, kamu akan kesulitan mencari partner mendaki dalam kelompok. Maka dari itu, pilih tenda dengan kapasitas 2 orang saja

Pilih tenda yang tidak terlalu tinggi agar aman dari terpaan angin. Tenda berukuran kecil akan mempermudah dalam mencari tempat untuk mendirikan tenda atau bisa dikatakan bisa nyempil diantara tenda - tenda lain.

Perhatikan jenis tenda yang akan kamu beli. Pada umumnya ada dua jenis tenda yang beredar di Indonesia yaitu tenda single layer dan double layer. Untuk wilayah Indonesia sangat dianjurkan memilih tenda double layer.
Perbedaan Tenda Single Layer dan Double Layer
  1. Bahan Tenda
Bahan tenda yang baik adalah nilon karena memiliki kemampuan lebih baik dalam menahan udara dingin dan air hujan. Di pasaran, bahan tenda terbuat dari dua bahan yaitu bahan nilon pada bagian luar dan katun pada bagian dalam. Tenda jenis katun dapat dijadikan pilahan, namun dalam penggunaan juga harus hati – hati, jangan sampai bagian katun basah karena akan meningkatkan kelembapan didalam tenda. Bisa dikatakan bahan nilon adalah bahan terbaik untuk semua tenda.
  1. Pemilihan Cover / Flysheet
Flysheet adalah lapisan anti air yang dipasang pada bagian terluar tenda. Flysheet sangat penting untuk menahan air hujan sebelum langsung mengenai bagian dalam tenda. Pilih flysheet yang anti air agar air tidak merembes kedalam tenda. Bahan flysheet terbaik adalah bahan polyester. Pilih warna flysheet yang kontras dengan keadaan alam seperti warna kuning atau orang. Tujuannya agar lebih mudah terlihat dari keauhan. Hindari memilih warna - warna yang menyatu dengan warna alam seperti hijau daun, coklat dan hitam. Perhatikan pula cara pemasangan flysheet dengan memastikan terdapat jarak antara flysheet dengan tenda agar kondisi didalam tenda tidak panas dan lembap.
  1. Pemilihan Alas Tenda
Pada umumnya lapisan bawah tenda adalah terpal. Namun untuk lebih baiknya usahakan memilih lapisan bawah berupa bahan ultralight sejenis nilon agar mampu menahan rembesan air.
  1. Pemilihan Frame
Frame bisa dikatakan sebagai tulang belulang tenda. Semakin kuat tulang tersebut maka akan semakin kokoh tenda berdiri. Bahan yang umum ditemui pada frame tenda adalah bahan fiber hitam yang bersifat berat dengan berbagai ketebalan namun dengan harga yang bersahabat. Sebagian tenda ada yang menggunakan frame alumunium yang lebih ringan dan kuat namun dengan harga yang lumayan. Bila memungkinkan pilih frame yang terbuat dari alumunium, bukan fiber. Frame berbahan fiber sangat rentan patah bila diterpa angin kencang. Saat ini sudah banyak toko outdoor yang menjual frame alumunium, jadi tidak perlu khawatir bila ingin menggantinya.

Pendirian tenda juga disesuaikan dengan sistem penggunaan framenya. Ada tiga jenis sistem pendirian tenda, diantaranya :

a. Sistem Sodok
Pendirian tenda pada sistem sosok ini sedikit memakan waktu. Setidaknya harus ada dua orang yang mendirikan, satu orang bertugas menyodok satu orang yang lain menarik pada saat yang bersamaan. Tipe sodok ini tidak cocok digunakan ketika balapan dengan hujan karena akan lebih memakan waktu. Membongkarnya juga akan memakan waktu yang sama dengan merakitnya. Kelebihan dari sistem sodok yaitu beban layer terbagi rata pada sepanjang frame.

b. Sistem Cantol / Kait
Pendirian pada tenda jenis cantol lebih cepat dari pada tipe sodok. Pembongkaran lebih cepat dilakukan karena hanya melepas kait pada frame tenda. Bila kamu kejar - kejaran dengan hujan, maka tenda jenis ini sangat direkomendasikan. Jahitan pada tempat pengait sebisa mungkin dikuatkan ulang karena pada bagian ini paling besar menerima daya tarik frame.

c. Sistem Hybird / Campuran
Tedapat bagian frame yang harus dimasukkan terlebih dahulu (sodok) baru kemudian sebagian dikaitkan. Biasanya bentuk tenda ini terdapat bagian datar pada bagian atasnya, sehingga diperlukan sistem sodok untuk tetap menjaga bentuknya.
  1. Jahitan
Satu lagi yang perlu diperhatikan adalah jahitan tenda. Pastikan jahitan pada tenda tersebut cukup kuat dan dobel karena akan sangat berpengaruh bila dipergunakan untuk jangka panjang.

Opsional
Diatas sudah dijelaskan panjang lebar mengenai bagaimana tenda yang baik. Berikut ini masih ada lagi tipsnya namun bersifat opsional. Pilih tali pancang yang baik. Tali pancang berguna untuk menjaga kestabilan tenda ketika diterpa angin kencang. Biasanya ada 4 dudukan tali pancang di tiap sudut tenda yang dikaitkan dengan pasak atau benda kuat lainnya. Tali pancang sangat berguna untuk menjauhkan flysheet dengan bagian inner pada tenda double layer. Pilih tali yang kuat dan memantulkan cahaya sehingga pada saat malam hari tali ini tidak tersandung orang. Selain itu, pilih tenda yang ada banyak saku dan gantungan. Saku pada sisi tenda berfungsi menaruh benda - benda kecil sedangkan gantungan berfungsi sebagai tempat menerangi tenda pada malam hari.

Tips membeli tenda saat di outdoor store :
  • Jika dana melimpah beli tenda baru dengan kualitas yang bagus. Jika dana pas - pasan beli tenda second di fjb dengan kualitas yang bagus. Jangan terlalu terburu - buru kalau beli barang.
  • Periksa ulang sebelum membeli, perhatikan fungsi dari masing - masing komponen seperti jahitan, resleting dan bagian - bagian lain.
  • Cobalah untuk membongkar pasang tenda yang akan kamu beli ditempat pembelian, pastikan tenda dapat berdiri tegak dan tidak ada komponen yang rusak.
  • Apabila ada, minta garansi ketika membeli baik garansi resmi maupun garansi dari toko.
Sekian tips memilih tenda dari pendaki.info, semoga info ini bermanfaat. Salam lestari.

Postingan terkait: