Legenda Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing

Legenda Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing

Gunung Sindoro dan Sumbing, dua gunung yang memiliki kemiripan landskap dan alam yang terletak di Temanggung, Wonosobo dan Magelang. Kedua gunung ini terkenal dikalangan para pendaki dengan trek pendakian yang melelahkan namun memiliki view yang menarik. Kali ini blog pendaki.info akan mengulas mengenai asal – usul kedua gunung ini. Cerita ini diambil dari cerita warga yang menyebar dari tutur sejarah lisan antar generasi. Berikut ini adalah cerita singkat mengenai Gunung Sindoro dan Sumbing.

Pada zaman dahulu hiduplah sepasang suami dan istri yang dikaruniai dua anak laki – laki. Mereka hidup selaras dengan ritme alam pedesaan. Setiap hari mereka beraktivitas di desa yang asri nan sejuk. Kegiatan sehari – hari mereka adalah berladang, pagi hari diawali dengan mencangkul dan bercocok tanam. Pada siang hari beristirahat sejenak dan kemudian melanjutkan pekerjaan. Dan pada sore hari tiba saatnya pulang ke rumah dan beristirahat setelah melakukan pekerjaan di ladang. Demikianlah keseharian mereka setiap hari, nyaris tanpa adanya perubahan.

Kedua putera dari keluarga ini tidak akur, keduanya suka bertengkar sepanjang hari, perilaku anak – anak yang sering kita jumpai. Suatu ketika sang ayah kehabisan kesabaran, akhirnya kedua anak tersebut dipukul ayahnya sehingga menyebabkan salah satu dari anaknya bibirnya robek (sumbing).

Hingga kini kedua anak tersebut diabadikan sebagai nama gunung yaitu Si Ndoro (sang tuan) untuk Gunung Sindoro dan Si Sumbing (si bibir robek) untuk Gunung Sumbing. Si Ndoro adalah julukan kepada anak pertama yang memiliki sikap santun, bijaksana dan selalu melindungi. Sedangkan Sumbing diberikan kepada anak kedua yang mimiliki sikap yang nakal dan karena tingkahnya mendapat luka robek di bibirnya.

Gunung Sumbing bila dilihat pada sisi timur atau barat akan terlihat pada bagian tengah robek, melengkung ke bawah. Demikian legenda mengenai Gunung Sindoro dan Sumbing. Terlepas dari bagaimana legenda kedua gunung ini, Gunung Sindoro dan Sumbing tetaplah gunung yang unik dengan ketinggian hampir sama serta kesulitan yang tergolong medium pada setiap pendakian. Sekian, salam lestari.

Share this:

Disqus Comments