Porter Pendakian

Dalam dunia pendakian terdapat istilah porter yang bertugas seperti guide di tempat wisata. Porter adalah orang yang dibayar untuk membantu membawa barang para pendaki selama kegiatan pendakian. Porter memiliki kewajiban menjadi pemandu, membawakan barang pendakian, serta memastikan pendakian berjalan lancar. Fisik porter tidak diragukan lagi, mereka sudah terbiasa dengan medan gunung, membawa beban yang berat, naik gunung hanya menggunakan sendal saja hingga tidur tanpa sleeping bag. Bukannya sok kuat tapi itulah kehidupan porter dari desa setempat (mungkin berbeda dengan kebiasaan porter yang berasal dari pendaki yang bukan penduduk setempat).

Selain itu, porter juga memiliki kemampuan memasak yang sangat mahir. Mereka akan memberikan servis terbaik menyesuaikan logistik yang dibawa. Hal – hal diatas adalah kelebihan dari porter pendakian. Ada sisi positif dan negatif menggunakan porter. Berikut ini adalah sisi positif dan negatif tersebut.

Sisi positif
  • Mengurangi beban ketika mendaki 
  • Lebih menikmati perjalanan 
  • Keperluan selama pendakian seperti memasak dan mendirikan tenda dapat diserahkan ke porter 
  • Pendakian menjadi semakin aman 
  • Membantu perekonomian warga sekitar 
  • Mendapatkan informasi detail tentang gunung yang didaki
Sisi negatif
  • Pengeluaran membengkak 
  • Seni naik gunung berkurang 
  • Tidak memenejemen sendiri 
  • Menjadi pendaki yang malas 
  • Ketergantungan terhadap porter 
  • Kalau mendapat porter yang nakal sangat berbahaya 
  • Rada canggung

Seorang porter akan mengutamakan servis kepada pendaki. Mereka berorientasi pada ekonomi. Ketika keterbatasan skill mencari uang dan hanya fisik yang mereka punya, maka menjadi porter adalah pilihan yang tepat bagi warga sekitar basecamp. Tak jarang seorang porter akan memiliki tubuh yang gagah perkasa dengan lengan yang hitam legam akibat terbakar sinar matahari. Bahkan mereka bisa membawa dua carrier sekaligus dengan dipanggul.
Blogger
Disqus

No comments