Membuat Acara Open Trip Pendakian

Membuat Acara Open Trip Pendakian

Kegiatan pendakian akhir - akhir ini semakin ramai akibat adanya publikasi yang bersifat masif baik di televisi maupun di internet. Umumnya kegiatan pendakian akan sangat ramai pada akhir pekan, dan musim liburan. Gunung – gunung di Jawa seperti Merbabu, Sindoro Sumbing, Merapi, Prau, Semeru, Gede Pangrango dan gunung lain dapat dipastikan akan sesak dengan kedatangan para pendaki. Alhasil, gunung yang sebelumnya hanya dinikmati komunitas alam kini berubah menjadi tempat wisata yang populer dan diperuntukkan kepada masyarakat umum. Walaupun sekarang aksesnya semakin mudah dengan segala fasilitas mendaki, namun demikian tetap saja pendakian merupakan kegiatan yang berbahaya dan beresiko tinggi. Diperlukan persiapan yang matang serta partner yang mendukung sebelum memutuskan untuk melakukan pendakian pertama kali.
Baca Juga : Bisnis Toko Peralatan Pendakian
Alternatif lain yang lebih aman dengan menggunakan penyedia jasa wisata pendakian atau yang dikenal dengan nama open trip. Penyedia jasa ini terbilang cukup aman dan dapat dibilang memenuhi standar safety karena ketersediaan peralatan dan adanya pemandu. Jasa open trip ini juga tergolong sangat menggiurkan melihat tren pendakian yang semakin ramai. Jadi, bagi kamu yang memiliki pengalaman dan peralatan pendakian yang berlebih, kamu dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan membuat open trip pendakian. Sembari menyalurkan hobi kamu dapat mendapatkan penghasilan dari kegiatan open trip. Berikut ini adalah tips – tips membuat open trip pendakian :

Matangkan Pengalaman
Sebelum memutuskan membuka jasa open trip pendakian pastikan kamu sudah memiliki pengalaman matang dalam pendakian. Kamu harus sudah mengenal gunung – gunung yang akan menjadi target open tripmu, memiliki pengalaman mendaki dalam berbagai situasi, dan memiliki peralatan yang lengkap. Semakin matang pengalamanmu maka akan semakin bagus. Jasa open tripmu tidak akan laku apabila kamu sebagai leader pendakian sendiri belum memiliki pengalaman yang cukup dalam bidang pendakian.

Informasi Open Trip
Pada umumnya, penyedia jasa layanan open trip menyediakan informasi yang lengkap seperti jadwal, batas kuota pendakian, harga, tujuan dan lain sebagainya. Semakin lengkap informasi yang diberikan maka akan semakin meyakinkan klien dan juga open trip yang akan kamu laksanakan. Informasi tersebut meliputi :
  • Anggota
    Perencanaan pendakian sangat ditentukan oleh jumlah anggota yang akan dibawa. Usahakan semampumu, jangan terlalu banyak karena akan sangat repot baik saat perencanaan maupun saat pendakian. Sebelum melakukan pendakian, hendaknya sang perencana atau leader pendakian memberikan pengetahuan dasar kepada anggotanya.
     
  • Jadwal dan acara pendakian
    Buat daftar acara yang tersusun baik agar para klien tau apa saja yang nantinya akan dilakukan, Sertakan juga perkiraan waktu dan tempat. Sebaiknya dalam sebuah pendakian beri tau orang diluar pendakianmu agar apabila terjadi sesuatu yang tidak terduga akan lebih mudah melakukan pertolongan.
  • Lokasi dan cuaca
    Pemilihan lokasi sangat penting dilakukan. Kamu harus tau seluk beluk gunung yang akan kamu daki dan setidaknya harus berulang kali mendaki gunung tersebut. Jika memungkinkan, lakukan survey terlebih dahulu untuk memantapkan acara. Pilih gunung yang potensial untuk mengadakan open trip seperti Semeru, Rinjani dan Kerinci.

    Cuaca juga faktor yang tak kalah penting. Sebaiknya lakukan open trip pendakian pada musim kemarau untuk menghindari bahaya – bahaya seperti terjadinya hujan badai ataupun yang paling mengecewakan klien tidak dapat menikmati pendakian karena tertutup awan mendung ataupun kabut tebal pada musim hujan.
     
  • Biaya
    Lakukan perencanaan perkiraan biaya yang akan dikeluarkan. Perkirakan pengeluaran dengan memperhitungkan apa saja yang akan mengeluarkan biaya seperti konsumsi, perijinan, jasa dan lain – lain. Ambil untung yang sewajarnya.
     
  • Peralatan dan logistik
    Lakukan perincian peralatan dalam rencana perjalanan pendakian. Peralatan disesuaikan pada jumlah anggota. Lakukan perincian peralatan dan logistik dengan baik sesuai rute dan lama pendakian. Sebisa mungkin kamu harus bisa memasak untuk menunjang kegiatan kegiatan pendakianmu. Posisikan kamu sebagai porter ketika melakukan open trip.
     
  • Dokumentasi
    Ini salah satu yang terpenting. Bukan rahasia lagi orang – orang yang melakukan open trip sangat menginginkan foto yang wah ketika mendaki. Perkirakan spot terbaik di gunung dan tunjukkan skill dalam membuat foto hits di instagram. Dengan begitu semoga saja dapat menambah nilai lebih pada kegiatan open tripmu.

Pintarlah dalam Kalkulasi Bisnismu
Open trip bukan melulu mengenai mendaki gunung. Ada istilah promosi, kalkulasi biaya, pelaksanaan pendakian, dokumentasi dan evaluasi pendakian. Pastikan kamu memperhitungkan kebutuhan apa saja yang wajib dibawa ketika mendaki seperti perlengkapan tim (tenda, kompor, nesting, dan lain - lain). Lakukan perencanaan yang baik dengan memperhitungkan pemasukan dan pengeluaran. Tetapkan harga yang pantas dengan memberi harga tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah. Jangan sampai ada kata merugi pada kegiatan open tripmu.
Baca Juga : Bisnis Penyewaan Peralatan Pendakian
Safety
Hal yang diutamakan dalam sebuah kegiatan outdoor adalah keamanan dan keselamatan. Jangan hanya memikirkan keuntungan semata dan mengesampingkan keselamatan klien. Patuhi peraturan di gunung dan ambil keputusan tegas pada klienmu jika melakukan hal – hal yang dinilai membahayakan. Sebagai contoh terjadi badai, kamu sebagai penyedia jasa open trip seharusnya mampu memperhitungkan apakah melanjutkan atau membuka tenda terlebih dahulu. Karena itu dibutuhkan pengalaman mendaki di segala cuaca. Persiapkan segala hal yang tak terduga karena apa saja bisa terjadi di alam bebas.

Ramahlah Pada Klien
Berlakulah ramah, pastikan klien merasa enjoy, puas dan nyaman. Buatlah suasana menyenangkan selama mendaki gunung. Dengan begitu mungkin klienmu akan merekomendasikan open tripmu kepada teman – temannya.

Marketing Yang Mumpuni
Lakukan strategi marketing baik secara online maupun offline. Marketing secara online bisa dilakukan dengan membuat banner semenarik mungkin dan sebarkan ke berbagai sosial media, bumbui dengan copywriting yang baik, buat situs website atau blog serta melakukan marketing ke forum yang bertema gunung.

Sekian posting kali ini mengenai open trip, semoga membantumu. Salam lestari.

Share this:

Disqus Comments