Bisnis Toko Peralatan Pendakian

Sebelum memutuskan membuka toko peralatan pendakian atau toko peralatan outdoor, ada baiknya mempertimbangkan beberapa hal terlebih dahulu seperti modal, target bisnis, distributor barang dan lain – lain. Dengan begitu diharapkan kamu akan ada gambaran bagaimana kedepannya dalam membuka usaha ini.

1. Target Bisnis
Sebelum memutuskan membuka bisnis toko peralatan pendakian, lihat terlebih dahulu bagaimana respon pasar potensial atau tidak. Jangan hanya karena suka kamu dibutakan pada yang namanya keinginan tanpa mempertimbangkan pangsa pasar. Apabila kota yang akan kamu target sekarang adalah kota besar, dekat dengan area gunung dapat dipastikan memiliki pangsa pasar yang bagus serta wilayah kampus yang biasanya terdapat organisasi – organisasi yang sering menggunakan alat outdoor seperti mapala, pramuka, dan pecinta alam yang lain yang tiap tahun melakukan perekrutan anggota baru atau organisasi yang hendak melakukan makrab. Kamu dapat mendekati organisasi – organisasi tersebut kemudian menawarkan barang daganganmu yang sudah stok. Perlu diingat juga penggiat outdoor tidak semua punya daya beli yang bagus. Mereka yang masih sekolah dan kuliah tentu saja dalam segi keuangan jauh berbeda jika dibandingkan dengan mereka yang sudah bekerja. Lakukan riset terlebih dahulu melalui target dari bisnismu. Ini sifatnya penting karena akan berpengaruh besar kedepannya.

2. Modal
Modal untuk membuka toko peralatan outdoor pasti membutuhkan modal yang besar. Modal disini dibagi menjadi beberapa peruntukan seperti sewa ruko, maintenance ruko (etalase, listrik, mengecat dinding, lampu dan lain - lain) dan stok barang. Untuk itu bisa diperkirakan sendiri kira – kira berapa modal yang harus dikeluarkan menyesuaikan harga sewa ruko di tempatmu (yangpasti sangat besar kalau langsung stok barang dalam jumlah banyak mengingat peralatan outdoor yang harganya lumayan mahal). Permasalahannya adalah pasti pengeluarannya akan membengkak apabila menuruti semua hal tersebut.
Baca Juga : Membuat Acara Open Trip Pendakian
Namun ada cara apabila kamu punya modal sedikit namun ingin membuka toko peralatan pendakian yaitu dengan menjual barang secara online menggunakan sosial media seperti Facebook, Whatsapp, maupun Bbm, atau bisa juga menjual barang di startup seperti Bukalapak dan Tokopedia baik menjual secara langsung, reseller atau dropship. Baru setelah sekiranya nama toko onlinemu mendapat “nama” atau dari segi pemasukan sudah mendukung kamu bisa membuka toko secara nyata dengan menyewa ruko.

Kelebihan dari toko online adalah toko ini tidak membutuhkan modal yang besar bila dibandingkan dengan menyewa ruko dan pegawai yang akan memakan budget yang besar. Toko online hanya membutuhkan kuota internet sebagai akses penjualan barang. Dari toko online ini apabila sudah ramai dan dirasa penjualan sudah mulai tinggi bisa dikembangkan untuk lebih serius dengan membuka toko secara nyata.

3. Barang
Untuk masalah barang yang dijual usahakan memilih produk lokal saja. Karena produk luar harganya selangit, merk – merk seperti Deuter, TNF, Jack Wolfskin dan produk import lain juga kurang diminati mahasiswa atau masyarakat menengah kebawah, umumnya produk ini diminati orang yang sudah kerja atau berduit. Rata – rata orang – orang lebih prefer ke produk lokal seperti Eiger, Consina dan Rei yang masih terjangkau harganya. Selain itu stok juga barang – barang seperti kompor, hammock, sleeping bag murah dan barang lain dengan harga terjangkau.
Baca Juga : Bisnis Penyewaan Peralatan Pendakian
Untuk sistem konsinyasi dengan distributor besar biasanya hanya dilakukan pada kota – kota besar di Jawa saja. Jadi kalau di kota kecil dan luar Jawa mungkin bakalan sulit menerapkan sistem konsinyasi. Untuk masalah distributor bisa mencari di toko online seperti di Tokopedia, Kaskus atau di Bukalapak, cari dengan harga bersaing atau bisa juga mencari distributor langsung.

4. Tempat Penjualan
Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, ada dua rekomendasi menjual barang – barangmu yaitu secara online dan offline. Online maksutnya dengan menjual barang via internet seperti menggunakan website atau sosial media. Untuk membuka website sendiri kamu dapat membeli jasa pembuatan website yang pasti dengan pengeluaran rutin untuk perawatan website (hosting dan maintenance) dengan harga sekian menyesuaikan penyedia jasa. Yang kedua via sosial media, kamu bisa memanfaatkan dengan menjual di Kaskus, Facebook, WA, dan bbm. Dari toko online setelah berkembang, nama toko onlinemu sudah dikenal, dan penjualan mulai naik kamu bisa membuka toko secara nyata.

Membuka toko secara offline, disini kita akan bahas bagaimana strategi tempat yang bagus untuk membuka toko. Biasanya toko – toko yang ramai adalah di tempat yang strategis seperti di pusat kota, alun – alun, dan area kampus. Yang terpenting adalah tempat yang kamu buka sering dilalui orang – orang. Maka secara tidak langsung orang akan penasaran dan mengenal tokomu.

5. Harga
Untuk masalah harga usahakan ambil untung tipis saja ketika awal membuka toko. Itung – itung cari nama yang terpenting jalan uangnya.

6. Pegawai
Pegawai diperlukan untuk menjaga sehari – hari. Jika kita bisa menghandlenya sendiri tidak masalah. Namun kalau waktu kita terbatas dan punya kesibukan lain seperti kuliah atau yang lain, kita bisa mencari pegawai. Untuk mencari pegawai memang cukup riskan. Usahakan mencari pegawai yang sudah paham tentang seluk beluk barang daganganmu. Selain itu pastikan tidak “nakal”. Dibutuhkan kontrol untuk meliat perkembangan usaha yang akan kamu jalankan.

7. Survey Produk yang Akan Dijual
Sebaiknya kamu survey terlebih dahulu bagaimana minat pasar. Survey dapat dilihat dari brand terlaris, jenis produk yang paling diminati, ukuran barang, warna dan ketersediaan macam – macam barang. Percuma sudah keluar modal banyak namun barang yang ada cuma sedikit variasinya.

Diatas adalah sekilas mengenai membuka usaha penjualan alat outdoor. Yang terpenting jangan terlalu bernafsu, pelajari bidang yang akan kamu jadikan usaha, tau barang yang akan kamu jual, punya target pemasaran yang jelas dan bagaimana prospek kedepannya. Yang terpenting dari usaha adalah target pasar, ini yang terpenting. Artinya kamu harus memiliki konsumen dulu. Yang perlu diingat juga bisnis jual beli alat outdoor harus siap modal banyak. Usahakan membuka usaha ini dengan modal kecil dulu sehingga mengurangi resiko bangkrut.
Blogger
Disqus

No comments