Tips Membeli Hammock

Akhir – akhir ini kegiatan hammocking semakin meningkat dikalangan pecinta kegiatan outdoor terutama para pendaki. Hammocking bagi para pendaki digunakan sebagai pengganti tenda atau hanya sekedar digunakan untuk bersantai dan obyek foto semata. Hammock terbuat dari kain tipis dengan berat kurang dari 1 kg dan mudah dikemas untuk dimasukkan ke dalam cerrier. Dengan menggunakan hammock, kita akan terhindar dari sakit punggung akibat tidur diatas tanah. Pemasangan hammock pun terbilang mudah yaitu hanya membutuhkan dua batang pohon untuk digunakan sebagai tambatan. Hammock sebenarnya juga bisa dipasang di tempat yang lebih ekstrim seperti di tebing atau batu besar. Terdapat tiga tipe hammock yang di jual di pasaran yaitu :

  • Parachute Hammock (Hammock Tipe Parasut)
    Tipe hammock ini adalah tipe yang paling favorit bagi para pendaki dan traveller. Hammock tipe ini sangat nyaman digunakan untuk bersantai di alam liar. Kapasitas dari tipe hammock inipun beragam, ada yang hanya mampu menampung satu orang dan adapula yang bisa menampung hingga dua orang. Apabila ingin menggunakan hammock sebagai pengganti tenda, kamu harus mempersiapkan flysheet untuk menutup bagian atas agar terhidar dari hujan.
     
  • Rope Hammock (Hammock Tipe Jaring)
    Hammock tipe jaring merupakan tipe hammock generasi awal sebelum adanya pengembangan ke tipe parasut. Fungsi tipe jaring dengan tipe parasut pun sama. Yang membedakan antara keduanya hanya bentuk fisik dari masing – masing parasut. Hammock tipe ini tidak cocok untuk digunakan sebagai pengganti tenda.
     
  • Tent Hammock (Hammock Tipe Tenda)
    Hammock tipe tenda merupakan tipe hammock yang paling ideal untuk digunakan sebagai pengganti tenda. Hammock tipe tenda akan menjauhkan kamu dari gigitan nyamuk dan hujan. Hammock tipe tenda hampir mirip dengan tenda, namun dengan bentuknya yang menggantung diatas tanah. Harga hammock ini lumayan mahal sehingga membuat tent hammock tidak terlalu diminati para pendaki.

Ada beberapa merk hammock yang dijual di pasaran diantaranya Ticket to the Moon (TTTM), ENO dan Jacks Rrebetter. Ketiga merk tersebut menjual hammock dengan harga yang relatif mahal namun sudah dilengkapi dengan berbagai aksesoris seperti flysheet dan kelambu. Berhati – hatilah dalam membeli hammock, jangan sampai hanya tergiur dengan harga yang murah kamu mengesampingkan kualitas.

Tips memilih hammock
  • Memudahkan pertukaran udara
    Pilihlah hammock yang memudahkan adanya perputaran udara. Bahan hammock yang tidak dapat menjaga perputaran udara akan menyebabkan hammock menjadi gatal dan bau. Disarankan membeli hammock dengan bahan silk.
  • Teliti Jahitan
    Selain memilih bahan hammock, hal penting lain adalah jahitan pada hammock. Pilihlah hammock dengan jahitan rapi dan usahakan berlapis tiga. Apabila hammock dengan tekstur jahitan kasar dan tajam, maka bisa dipastikan bahwa hammock tersebut kurang baik dan mungkin bila digunakan tidak akan bertahan lama.
  • Tali Pengait
    Biasanya untuk mengaitkan hammock dengan pohon digunakan tali webbing atau nilon. Pilihlah tali nilon sebagai pengait hammock. Tali nilon memiliki kelebihan mampu menahan berat hingga 450 kg dan lebih tahan gesekan. Sedangkan tali webbing mudah putus dan sobek apabila mengalami gesekan dengan benda kasar.
     
  • Panduan dan Garansi
    Hammock yang baik akan mencantumkan panduan penggunaan dan informasi untuk si pengguna hammock. Usahakan juga mencari hammock yang memberikan garansi. Jadi ketika terjadi kerusakan, kamu bisa mengembalikannya dan mungkin akan diganti atau sekedar diservice saja.
     
  • Sesuaikan Anggaranmu
    Hammock dengan kualitas sedang biasanya dijual berkisar harga 200.000 dan yang berkualitas baik biasanya berkisar harga 400.000.
Blogger
Disqus

No comments