Tips Melakukan Pendakian Bagi Pengidap Asma

Ada pantangan bagi orang yang mengidap penyakit asma untuk melakukan pendakian. Hal ini disebabkan karena penyakit asma sangat rentan kambuh bila berada di ketinggian. Bagi orang dengan kesehatan yang normal berada di ketinggian dengan kadar oksigen yang menipis tidaklah masalah, tetapi berbeda dengan pengidap asma yang mengalami masalah pada pernapasan. Asma merupakan suatu kondisi dimana paru – paru dalam keadaan kronis yang ditandai dengan kesulitan dalam bernafas. Selama bernafas, saluran pernafasan mengalami iritasi dan mengalami penyempitan yang menyebabkan aliran udara dari dan menuju paru – paru terhambat. Untuk itu apabila anda sebagai pengidap penyakit asma mungkin bisa melakukan beberapa tips berikut :

1. Konsultasikan dengan dokter
Lakukan konsultasi dengan dokter mengenai penyakit asma dan apa saja saran sebelum melakukan pendakian jauh – jauh hari. Pertimbangkan baik – baik saran dari dokter. Biasanya dokter akan memberikan resep pencegahan sebelum asma kambuh maupun saat situasi darurat. Kamu wajib membawa obat – obat sesuai resep yang diberikan dokter.

2. Pastikan kondisi dalam keadaan fit
Pengidap penyakit asma memiliki saluran pernafasan yang hiper-responsif dan sensitif. Untuk itu sebelum melakukan pendakian perhatikan agar tubuh benar – benar dalam kondisi fit. Jangan memaksakan kondisi tubuh yang drop untuk melakukan pendakian. Lakukan persiapan fisik sebelum mendaki dengan melakukan olahraga kecil seperti jogging, berenang, bersepeda dan lain – lain.

3. Lakukan pendakian sesuai kemampuan
Bagi pengidap asma melakukan pendakian merupakan suatu pertaruhan. Kondisi tubuh mungkin akan sulit ditebak mengingat ketinggian sebuah gunung dengan udara yang menipis. Sebisa mungkin jangan memaksakan melakukan pendakian pada gunung – gunung yang terlalu tinggi apalagi kamu yang masih pemula. Apabila kamu dalam keadaan mendaki, sebisa mungkin jangan memaksakan kemampuanmu. Beristirahatlah sejenak apabila sudah merasakan lelah. Hal ini bertujuan agar tubuh bisa menyesuaikan diri dengan lokasi ketinggian dengan kadar oksigen yang semakin menipis.

4. Usahakan kondisi tubuh tetap hangat
Penyakit asma akan kambuh diakibatkan oleh debu dan udara dingin. Udara dingin bukan hanya berbahaya pada penyakit asma namun juga hipotermia. Untuk itu usahakan agar tubuhmu tetap hangat. Ketika akan tidur pastikan baju yang kamu pakai dalam kondisi kering dan ganti apabila basah akibat keringat. Gunakan kaus kaki, kaus tangan, jaket, penutup kepala dan sleeping bag ketika tidur.

5. Perhatikan posisi tidur
Posisi tidur pada pengidap asma sangat berpengaruh. Disarankan agar pengidap asma tidur dengan sikap duduk ataupun setengah duduk. Hal ini bertujuan agar pernafasan lebih lancar. Tidur dengan telentang sangat berpotensi kambuhnya penyakit asma. Selain itu usahakan jangan sampai tertidur pulas karena bisa mengakibatkan pingsan.

6. Bawalah inhaler
Inhaler sangat penting bagi pengidap asma. Kamu wajib membawa inhaler untuk berjaga – jaga ketika penyakit asmamu kambuh.

7. Pastikan tetap berada di tengah – tengah rombongan
Pastikan kamu berada di tengah – tengah anggota rombongan agar teman – temanmu bisa memantau kondisimu baik ketika melakukan pendakian maupun ketika tidur.

8. Pertimbangkan leader pendakian
Jangan sampai salah memilih tim pendakian. Pilihlah leader yang benar – benar menguasai medan. Selain itu pilih anggota tim yang tidak egois dan saling perhatian dengan anggota lain. Kenali karakter – karakter anggota pendakianmu.

9. Dengarkan saran – saran dari teman sependakianmu
Dengarkan saran teman – temanmu tentang apa saja yang harus dipersiapkan dalam melakukan pendakian. Jangan egois dan bekerjasamalah dengan teman – temanmu. Berkomunikasilah yang baik dan jaga psikologimu agar tetap berfikir positif. Asma akan mudah kambuh bukan hanya karena udara dingin, namun juga stres.

Sebenarnya pengidap asma tidak disarankan untuk melakukan pendakian. Selain membahayakan diri sendiri juga merepotkan anggota yang lain. Ceritakan pada teman sependakianmu mengenai kondisimu yang tengah mengidap penyakit asma. Jangan sampai mati konyol hanya karena melakuakan pendakian. Salam lestari.


EmoticonEmoticon