Persiapan Fisik Sebelum Mendaki

Kegiatan mendaki seolah menjadi trend dikalangan anak muda saat ini. Tidak sedikit pula orang – orang dewasa dan anak – anak juga melakukan pendakian. Meskipun kegiatan ini tergolong kegiatan ekstrim, namun tidak menurunkan minat anak muda untuk tetap mendaki. Kegiatan pendakian memerlukan persiapan yang matang baik fisik, peralatan dan logistik. Salah satu persiapan yang tidak bisa disepelekan adalah persiapan fisik. Banyak diantara para pendaki pemula yang menyepelekan persiapan fisik sebelum melakukan pendakian. Melihat keadaan gunung yang terjal, cuaca yang tak dapat ditebak dan jarak tempuh yang tergolong lama mengharuskan para pendaki melakukan berbagai persiapan terutama fisik. Berikut ini adalah beberapa tips bagi kamu yang memiliki planning mendaki dalam waktu dekat. Lakukan tips berikut sebulan sebelum mendaki.

1. Jogging
Jogging atau lari kecil merupakan olah raga paling simpel untuk persiapan mendaki. Olahraga joging dapat menguatkan kaki yang sangat berguna untuk kegiatan pendakian. Cobalah melakukan jogging sebelum melakukan pendakian secara bertahap. Untuk awal kamu bisa melakukan lari kecil dengan jarak 500 meter, kemudian dilanjutkan 700 meter dan bertahap sesuai kemampuanmu.

2. Bersepeda
Olahraga bersepeda merupakan selingan dari olahraga jogging dan sebagai alternatif apabila sedang malas melakukan jogging. Bersepeda dapat memperkuat kaki yang sangat sangat dibutuhkan sebelum mendaki. Awali kegiatan bersepeda dengan memutari komplek rumah dan dilanjutkan dengan jarak yang lebih jauh secara bertahap. Sesekali carilah jalan yang menanjak agar kegiatan bersepedamu bervariatif.

3. Naik Turun Tangga
Bagi kamu yang tidak ada waktu untuk jogging dan bersepeda, kamu dapat memilih naik turun tangga baik di kantor maupun di sekolah. Saat mendaki gunung kamu akan lebih sering menemui jalan yang menanjak dan memaksamu memusatkan tenaga ke kaki. Lakukan naik turun tangga seolah kamu sedang menaiki gunung. Lakukan secara bertahap agar kakimu terbiasa dengan jalan yang menanjak.

4. Squat Jump
Squat jump merupakan salah satu olahraga dengan cara meloncat ke udara dan menumpukan pada kaki ketika jatuh ke tanah. Dalam squat jump kamu akan melatih otot paha dan pijakan untuk persiapan mendaki. Lakukan squat jump sepanjang 5 x 30 detik setiap sesudah jogging. Lakukan setiap pagi dan sore agar otot pahamu terbiasa dan tidak kaget ketika mendaki.

5. Berenang
Olahraga renang akan meningkatkan nafasmu agar lebih teratur dan lebih panjang. Lakukan renang secara teratur selama dua kali dalam satu minggu. Lakukan rutin sebulan sebelum mendaki.

6. Beradaptasi dengan udara dingin
Biasakan dengan hawa dingin karena di gunung akan memaksamu merasakan hembusan angin gunung yang menusuk tulang. Kamu dapat berlatih dengan tidur menggunakan kipas angin atau dengan melakukan olahraga pada saat subuh, pada jam – jam tersebut suhu udara cukup dingin dan dapat kamu manfaatkan untuk beradaptasi dengan udara dingin.

Lakukan hal – hal diatas agar tubuhmu terbiasa dan tidak kaget dengan perjalanan di gunung yang mengharuskan melakukan perjalanan selama berjam – jam dengan medan ekstrim. Salam lestari.


EmoticonEmoticon