Hal - Hal Terlarang bagi Para Pendaki

Hal - Hal Terlarang bagi Para Pendaki

Kata – kata “Leave nothing but footprints, take nothing but picture, and kill nothing but time” memang pantas disandingkan dengan para pendaki. Terdapat larangan – larangan bagi pendaki yang bertujuan agar alam alam di gunung tetap lestari. Namun tak sedikit para pendaki melakukan larangan – larangan ini karena kurangnya pengetahuan akan hal - hal terlarang pada kegiatan pendakian. Berikut adalah larangan – larangan yang hendaknya tidak dilakukan di gunung :

1. Membuang sampah sembarangan
Dimanapun tempatnya membuang sampah sembarangan adalah kebiasaan yang buruk. Kian hari para pendaki makin meningkat dan faktanya sampah – sampah di gunung meningkat pula. Meningkatnya animo masyarakat dalam melakukan pendakian tidak sebanding dengan kesadaran dalam menjaga kebersihan. Sampah di gunung bukan hanya plastik makanan seperti mie instan, botol air mineral dan lain – lain, tapi juga sampah kecil seperti sachet madurasa, bungkus permen dan sampa kecil lain yang meskipun kecil juga akan merusak alam. Maka dari itu usahakan membawa bungkus plastik untuk menampung sampah seperti trash bag untuk menampung sampah sementara. Selain itu bagi para cewek juga jangan sembarangan membuang “roti bakarnya” di sembarang tempat.

2. Merusak alam
Kedatangan pendaki ke gunung bertujuan untuk mendaki dan menikmati alam. Para pendaki hendaknya berprilaku sebagai “tamu” di gunung. Semestinya sebagai tamu, para pendaki harus menjaga sikap dan prilakunya. Lakukan sebagaimana kalian bertamu ke rumah orang. Jangan rusak apapun, baik itu ekosistem maupun fasilitas yang diberikan pihak basecamp. Hindari melakukan vandalisme seperti corat – coret di batu, di shelter ataupun di pohon. Hindari berkata kotor di gunung karena dipercaya atau tidak, digunung ada yang menunggui. Hindari menebang pohon bila tidak diperlukan apalagi membuat api unggun yang sangat berbahaya dan rentan terjadi kebakaran.

3. Mengambil apapun di gunung
Bunga edelweis adalah bunga yang paling sering dijarah pendaki. Mereka tidak sadar dengan memetik bunga edelweis secara tidak langsung juga menghambat perkembangbiakan bunga edelweis. Edelweis merupakan tanaman gunung sebagai penguat lereng maupun sebagai penghijau gunung. Sangat disayangkan apabila tanaman ini dirusak oleh tangan – tangan tak bertanggung jawab.

4. Membunuh satwa dan tumbuhan gunung
Sebagai pendaki dan pecinta alam sudah semestinya membantu menjaga kelestarian ekosistem yang ada di gunung. Selaku tamu di gunung hendaknya para pendaki juga menjaga sikapnya untuk tidak merusak apapun yang ada di gunung. Satwa di gunung umumnya adalah satwa yang dilindungi seperti macan, burung – burung, kera dan lain – lain. Satwa di gunung umumnya sudah faham jalur pendakian para pendaki dan sangat menghindari jalur tersebut. Maka dari itu kalau kita menemukan adanya satwa di jalur pendakian hendaknya kita biarkan saja dan jangan sampai mengusik satwa tersebut.

5. Membuat jalur baru
Pergunakan jalur yang ada yang disediakan pihak basecamp. Membuat jalur baru akan berakibat fatal baik itu tersesat maupun merusak ekosistem gunung. Jika tidak mendesak tetap pergunakan jalur lama yang sudah dibuat oleh pihak basecamp.

6. Mencemari sumber air
Sumber air di gunung baik itu berupa sungai maupun air terjun biasanya digunakan orang banyak baik digunakan sebagai pengairan ladang maupun air untuk konsumsi. Sudah semestinya para pendaki tidak mencemari air tersebut. Pergunakan secukupnya dan semestinya. Jangan sampai sebagai pendaki terlebih mencemari sumber air tersebut baik itu dari kotoran bab, pasta gigi, sabun dan lain – lain.

7. Menjaga omongan
Percaya atau tidak, digunung ada yang menunggui. Jaga sikapmu dan hindari berprilaku dan berkata kotor. Hormati aturan adat setempat yang berlaku. Jangan sampai mengusik apapun yang ada di gunung. Berprilakulah bagaimana semestinya di gunung. Jangan sampai membuat “si penghuni” gunung merasa terusik dan mengganggumu.

Diatas adalah tips – tips apa saja hal – hal yang dilarang bagi para pendaki gunung. Semoga info ini bermanfaat. Salam lestari.

Share this:

Disqus Comments