Tips Menghindari "Pasar Dadakan" di Puncak Gunung

Pernah ngga melihat puncak gunung yang sangat ramai bagaikan pasar dengan tenda dome berjajar warna - warni. Pemandangan ini biasanya ditemui pada gunung - gunung dengan ketinggian yang relatif tidak terlalu tinggi dan mudah didaki seperti Gunung Prau dan Gunung Andong serta bertepatan dengan libur nasional. Bukannya menikmati pendakian, kebanyakan pendaki malah mengeluh akan adanya pasar dadakan di puncak gunung. Selain tidak menikmati suasana gunung sepenuhnya, keadaan ramai di gunung terlebih membuat suasana di puncak tidak kondusif, terlalu ramai, sulit mencari tempat untuk membuat tenda, dan macet baik ketika naik maupun turun gunung. Keadaan ini tentunya membuat sebagian pendaki enggan dan menghindari keadaan seperti diatas. Untuk itu postingan ini akan membahas hal - hal yang perlu kamu ketahui untuk menghindari pasar dadakan di puncak gunung.

1. Pilih hari kerja untuk mendaki
Kegiatan pendakian biasanya akan sangat ramai ketika hari libur sekolah yang bertepatan dengan libur nasional. Hal ini bukannya tanpa alasan, sebagian pendaki adalah berasal dari para pelajar dan mahasiswa, yang lainnya adalah pekerja yang menyempatkan melakukan pendakian untuk sekedar refresing. Maka dari itu hindari hari - hari tersebut kalau kamu ingin benar - benar menikmati kegiatan pendakian.

2. Apabila terpaksa mendaki pada hari libur, datanglah lebih awal
Apabila kamu tidak memiliki waktu luang untuk mendaki pada hari kerja dan terpaksa mendaki pada hari libur, berangkatlah lebih awal dari pendaki lain. Kebanyakan pendaki lebih menyukai melakukan pendakian pada malam hari, usahakan untuk melakukan pendakian pada sore hari untuk menghindari keramaian.

3. Jangan memaksakan mendirikan tenda di puncak
Apabila kamu terpaksa mendaki pada malam hari, jangan paksakan membuka tenda di puncak. Pikirkan ketersediaan lahan untuk mendirikan tenda di puncak gunung. Untuk gunung yang memiliki lahan yang luas seperti Gunung Prau kamu tidak perlu berpikir panjang untuk mendaki sampai puncak, namun untuk gunung yang hanya memiliki sedikit lahan datar di puncak seperti Gunung Ungaran, tentunya kamu harus berfikir ulang untuk mendaki sampai puncak. Tak jarang banyak pendaki yang turun dan memilih mencari tempat mendirikan tenda di bawah karena puncak gunung sudah penuh sesak.
Baca Juga : Memilih Tempat Mendirikan Tenda

Semoga tiga tips diatas membantumu yang lagi bimbang melakukan pendakian di weekend yang identik dengan pasar dadakan di gunung.

0 komentar