Tips Melakukan Pendakian Pada Malam Hari

Mendaki pada malam hari bagi sebagian pendaki menjadi salah satu hal wajib terutama untuk gunung dengan jarak tempuh singkat dari 1 hingga 6 jam. Selain tidak terasa panas, mendaki pada malam hari juga terasa lebih nyaman bagi sebagian orang. Namun dibalik hal - hal menyenangkan tersebut sebenarnya ada berbagai hal membahayakan apabila mendaki pada malam hari seperti tersesat, adanya hewan buas, gangguan makhluk halus dan lain - lain. Namun, terkadang bagi sebagian pendaki juga kita tidak memiliki pilihan sehingga terpaksa melakukan pendakian pada malam hari. Berikut ini ada beberapa tips dalam melakukan pendakian pada malam hari :

1. Bawa Penerangan yang Cukup
Penerangan menjadi salah satu hal wajib ketika mendaki pada malam hari. Mata manusia memiliki keterbatasan dalam melihat pada malam hari. Untuk itu diperlukan alat bantu seperti senter, headlamp maupun lampu emergency untuk penerangan jalur pendakian. Tak jarang para pendaki hanya menggunakan hp yang memiliki fitur senter untuk penerangan jalan, namun hal ini akan sangat rawan ketika terjadi hujan.

2. Bawalah Lonceng
Lonceng memiliki manfaat tersendiri dalam kegiatan pendakian. Terkadang kita melihat ada pendaki yang menggunakan lonceng sebagai pelengkap dalam pendakian. Lonceng biasanya dipakai pada tim pendakian yang berjumlah banyak. Selain sebagai pengusir hewan buas, lonceng juga berfungsi sebagai penanda keberadaan anggota tim yang ada di belakang. Lonceng biasanya dipakai oleh tim yang berada paling belakang pada satu tim pendakian. Dengan begitu leader pendaki bisa memperkirakan jarak antara leader dengan anggota yang ada di belakang.

3. Menjaga Tubuh Tetap Hangat
Gunung memiliki suhu yang terbilang dingin. Usahakan tubuhmu tetap pada suhu yang hangat agar tidak terserang hipotermia. Seringkali bagi beberapa pendaki lebih memilih mendaki cuma menggunakan kaos pada saat berjalan karena ketika berjalan suhu tubuh akan meningkat dan akan menyebabkan tubuh berkeringat dan terasa panas. Namun ketika beristirahat suhu disekitar akan terasa dingin yang ditambah angin gunung yang seakan menusuk tulang. Usahakan jangan sampai terkena hipotermia ketika mendaki pada malam hari. Kamu dapat menggunakan beberapa cara seperti menggunakan salonpas di hidung, mempersingkat waktu istirahat, mengisi perut dan lain - lain.
Baca Juga : Mengatasi Hipotermia

4. Hilangkan Ketakutan
Gunung identik dengan hal - hal mistis terutama pada waktu tertentu seperti surup dan malam hari. Banyak dari para pendaki pemula yang berfikir negatif tentang pendakian pada malam hari terutama pada hal - hal mistis dan ditambah suasana gunung yang sepi dan hening. Hal ini terkadang membuat anggota lain merasa risih terhadap hal tersebut. Usahakan hilangkan perasaan tersebut dengan tetap yakin dan berdoa terlebih dahulu sebelum mendaki.

Demikian tips - tips melakukan pendakian pada malam hari, semoga berguna. Salam lestari.

0 komentar