Pendakian Gunung Butak via Dau Princi

Gunung Butak merupakan salah satu gunung yang berada di Malang dan Blitar dengan ketinggian sekitar 2868 mdpl yang sudah tidak aktif lagi. Gunung ini terkenal bergandengan dengan Gunung Kawi dan sering disebut pegunungan putri tidur. Terdapat empat jalur pendakian untuk bisa sampai di puncak Gunung Butak diantaranya :
  1. via Gunung Panderman (Batu)
  2. via Gunung Kawi
  3. via Sirah Kencong
  4. via Princi Dau 
Jalur pendakian Gunung Butak via Dau Princi merupakan jalur yang kurang diminati bagi para pendaki karena trek yang sulit ditalukkan ditambah tidak adanya penunjuk arah atau papan penanda. Namun untuk mengakalinya kita hanya butuh melihat puncak Gunung Butak saja sebagai penunjuk arah. Jalur pendakian ini berada di Desa Gading Kulon, Princi, Dau, Malang. Pos pendakian atau disebut basecamp juga tidak terdapat di sana. Kamu bisa menitipkan kendaraanmu kepada warga sekitar sebelum mempersiapkan pendakian.

Rute
Perjalanan menuju Dau Princi kamu harus menuju Desa Gading Kulon, Princi, Kecamatan Dau, Malang. Setelah sampai di sebuah perempatan, kamu dapat melihat arah menuju Desa Gading Kulon atau kamu bisa bertanya kepada penduduk sekitar. Perjalanan dilanjutkan dengan lurus menuju barat hingga mentok sebelum perempatan terakhir menemui warung rujak berwarna biru yang berada di kiri jalan. Kamu bisa menitipkan motormu disitu. Lalu perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki hingga menemui perempatan ambil arah kiri dan berjalan melewati aspal dengan jarak sekitar 100 meter dan jalan akan berganti dengan jalan bebatuan.

Trek Awal - Pos 1
Trek awal pendakian jalan masih landai berupa batu - batu hitam dengan melintasi perkebunan warga. Apabila kamu menemui perempatan ambil arah lurus menuju ke arah Gunung Butak, kiri menuju air terjun Parangtejo dan ke kanan kembali ke desa.

Selang beberapa saat jalan akan berganti dengan tanah dan kamu akan menemui tanaman jeruk dan tomat di kiri kanan jalur pendakian masih diperkebunan milik warga. Setelah dari perkebunan milik warga kamu akan memasuki hutan, di samping kanan jalan terdapat sumber air yang bisa kamu manfaatkan. Mengikuti aliran air kamu akan sampai di Pos 1 dengan estimasi perjalanan sekitar 1 - 2 jam. Pos 1 berada di dekat irigasi dan jembatan yang terbuat dari bambu dengan tulisan Pos 1 menempel di pohon.


Pos 1 - Pos 2
Perjalanan menuju Pos 2 kamu hanya perlu mengikuti jalan yang ada. Jalan dilanjutkan dengan meloncati sungai dan dari sini medan mulai terjal dan menanjak dengan melewati rindangnya pohon - pohon besar. Keluar dari hutan, kamu akan melewati jalan terbuka yang panas dan berdebu ketika musim kemarau. Waktu tempuh dari Pos 1 hingga Pos 2 adalah sekitar 3 jam perjalanan. Tidak ada ciri - ciri pasti pos ini karena memang jalur pendakian Gunung Butak sangat minim penunjuk arah dari awal. hanya aja sebuah plang kecil bertuliskan pos berapa di jalur pendakian. Tempat pemilihan pos pun tidak strategis.

Pos 2 - Pos 3
Perjalanan dilanjutkan dengan melewati medan menanjak yang dipenuhi pohon yang menutupi jalan, kamu akan menemui jalan yang landai. Setelah ekitar 30 menit ddengan jalan yang menanjak dan dilanjutkan sedikit turun kamu akan sampai di Pos 3. Pos 3 berada di antara bukit dan turunan.

Pos 3 - Puncak
Pos 3 merupakan pos terakhir pendakian ini. Dari Pos 3 perjalanan dilanjutkan dengan menanjak melewati bukit hingga sampai di pertemuan jalur Pandermaan dan jalur Princi Dau. Lalu kamu ambil kiri jika ingin menuju puncak.

Perjalanan akan kembali menanjak dan dilanjutkan dengan melintasi bukit yang cukup landai hingga sampai di sebuah sabana yang biasanya dipakai buat membuka tenda sebelum menuju ke puncak. Total waktu pendakian menghabiskan waktu sekitar 7 - 8 jam perjalanan.

Waktu yang dibutuhkan untuk sampai di puncak adalah sekitar 0,5 - 1 jam perjalanan dari sabana. Dengan memasuki area pepohonan yang menanjak kamu akan sampai di punak Gunung Butak berupa dataran luas dengan pemandangan Gunung Semeru, Gunung Arjuna - Welirang, Gunung Kelud dan nampak dari kejauhan Gunung Lawu.

Pemandangan dari Gunung Butak

Referensi
http://explore1ndonesia.blogspot.co.id/2015/08/jalur-pendakian-gunung-butak-via-princi.html
http://pakwslt.blogspot.co.id/2015/08/gunung-butak-via-princi-dau.html
http://infopendaki.com

0 komentar