Menghindari Pacet Ketika Mendaki Gunung

Ketika melakukan kegiatan outdoor, kita harus benar - benar survive dan memahami alam. Kemampuan akan memahami alam sangat dibutuhkan bagi para penjelajah. Salah satu masalah yang sering ditemukan ketika menjelajah adalah serangan lintah atau pacet. Hewan intah ini memang sekilas bila dilihat tidak terlalu berbahaya, namun ketika sudah menghisap kita tidak akan sadar sudah tergigit lintah. Lintah bisa menempel pada sepatu, celana, baju, cerrier untuk selanjutnya merambat dan menyusup ke bagian tubuh dan menghisap darah.

Terdapat dua jenis lintah di hutan hujan yakni lintah harimau dan lintah coklat. Lintah harimau dapat memperpanjang tubuhnya hingga 6 cm dan bila menggigit sangat menyakitkan. Sedangkan lintah coklat dengan panjang 2 cm gigitannya tidak terasa karena di air liurnya terdapat cairan anetesi. Berikut ini adalah fakta - fakta mengenai lintah :
  1. Lintah hidup di daerah lembap dan basah serta aktif di malam hari
  2. Daerah yang memiliki satwa liar cenderung terdapat banyak lintah
  3. Lintah dapat bersembunyi di tanah, dedaunan dan ranting pohon atau semak yang rendah
  4. Lintah hidup melimpah di dataran rendah terutama di musim hujan, namun ketika musim kemarau akan jarang menemukan lintah
  5. Lintah sangat peka terhadap suhu tubuh, ketika mendaki gunung, orang yang berjalan di barisan pertama akan mudah membangunkan lintah dan membuatnya aktif untuk mencari makan. Pendaki pada barisan pertama di rombongan lebih sering terhindar dari lintah, sedangkan yang sering terkena lintah adalah barisan belakang. Namun pada barisan depan apabila ia berhenti untuk menunggu barisan belakang, terkadang juga bisa tergiggit leintah.
  6. Lintah itu buta dan lebih memilih menggigit daerah yang hangat dan berkulit tipis seperti ketiak, kulit antara jari kaki dan pantat dengan cara merambat.
  7. Lintah dapat merangkak dan melompat, apabila bagian tubuhnya dipotong ia akan berubah berwarna pucat dan mati
  8. Waspada mencuci muka di hutan atau gunung, apabila lintah berhasil menyusup ke hidung ia akan hidup permanen, lebih baik gunakan air minum untuk membasuh muka.
Lintah memang merupakan hewan yang menjengkelkan, para pendaki maupun para survival selalu menghindari hewan yang satu ini. Berikut ini adalah cara menghindari lintah ketika berada di alam liar.

1. Gunakan Kaus Kaki atau Gaiter
Lintah selalu mengincar daerah bagian kaki terutama sekitar telapak kaki. Untuk menghidari hal tersebut gunakan kaus kaki berwarna putih atau gaiter agar lintah tidak bisa menyusup ke dalam kaki.

2. Tembakau
Bawa tembakau ketika naik gunung, bau tembakau akan membuat lintah mabuk dalam beberapa waktu. Kamu bisa merendap kaus kaki bersama tembakau kemudian menjemurnya dan kamu pakai ketika mendaki. Atau bisa juga membasahi tembakau dan mengikat di sekitar pergelangan kaki.

3. Stoking (pantyhose)
Stoking yang sering dipakai wanita ternyata bisa menghindarkan para petualang dari gigitan lintah. Selain itu stoking juga mampu menghangatkan tubuh, menghindari tubuh langsung terkena sinar matahari atau udara dingin.

4. Semprotan Serangga
Semprotkan anti serangga ke sepatu sebelum mendaki, bau yang menyengat akan menghindarkanmu dari pacet. Pacet atau lintah ketika mendekat seketika akan mati apabila menyentuh sepatu atau kulitmu.

5. Garam
Ketika lintah sudah menggigit, gunakan garam untuk melepaskan gigitan. Ketika lintah terkena garam, ia akan mati dan segera oleskan garam ke bekas gigitan lintah.

6. Baju Masuk
Untuk menghindari lintah merambat ke dalam perut atau ketiak, lebih baik kamu mencegahnya dengan memasukkan baju atau kaosmu ke dalam celana agar bagian atas tubuh tertutup. Hal ini sangat penting karena lintah merupakan tipe perayap. Lindungi juga dengan gaiter agar lintah tidak bisa langsung menyusup ke kaki.

7. Terus Berjalan dan Cari Tempat Yang Tepat
Jika kamu beristirahat, cari tempat yang terkena sinar matahari langsung, karena lintah tidak suka tempat kering. Lintah akan sering berada di tempat yang lembap seperti disemak - semak dan di bawa pohon. Hindari juga bersandar di bawah pohon.

Tips ketika sudah tergigit lintah
  • Hindari menarik paksa lintah yang sudah terlanjur menggigit kulitmu, gunakan garam, minyak tembakau, minyak kayu putih, jeruk nipis, balsem atau minyak urut untuk melepasnya. Hal ini akan membuat lintah mengerut dan mudah di copot.
  • Gunakan kuku dengan cara mencopot mulut lintah secara lembut untuk melepasnya dari kulit
  • Bekas gigitan lintah akan menyebabkan keluarnya darah hingga kira - kira satu jam, tempelkan kapas atau potongan kertas untuk mempercepat proses pembekuan. Hal ini akan membuat gatal namun jangan digaruk.
Diatas adalah tips - tips menghindari gigitan lintah. Lintah memang terlihat kecil, namun ketika ia sudah menggigit, ia akan berubah dua kali lipat besarnya. Jadi selalu waspada dan lindungi tubuhmu. Kemampuan akan pemahaman alam bebas sangat bermanfaat bagi para petualang.
Blogger
Disqus

No comments