Alasan Mengapa Para Pendaki Dilarang Memetik Bunga Edelweis

Bunga Edelweis dengan nama latin Anaphalis Javanica merupakan tumbuhan gunung yang tumbuh pada ketinggian diatas 2000 mdpl dengan umur mencapai 100 tahun lebih dan memiliki keistemewaaan bunganya tidak bisa layu. Inilah alasan bunga edelweis disebut sebagai bunga abadi. Tumbuhan ini bisa tumbuh hingga 8 meter dengan ukuran sebesar kaki manusia. Bunga edelweis masih bisa dilihat di beberapa gunung dengan ketinggian diatas 2000 mdpl seperti Gunung Merbabu, Gunung Semeru, Gunung Bromo, Gunung Papandayan dan lain - lain. Populasi Bunga edelweis semakin hari semakin menurun dan hampir punah dikarenakan penjarahan oleh oknum - oknum. Bunga edelweis hanya bisa tumbuh diketinggian tertentu dan sangat sedikit yang bisa membudidayakan. Jika bunga edelweis dipetik secara terus - menerus tak ayal bunga ini akan menjadi bunga yang langka. Beruntung di dataran tinggi Dieng sudah ada yang membudidayakan edelweis. Setidaknya ada usaha untuk tetap melestarikan edelweis walaupun ujung - ujungnya adalah bisnis yaitu sebagai souvenir di tempat - tempat wisata.

Mengenai Tumbuhan Edelweis
Tumbuhan edelweis memiliki peran penting yaitu menghutankan sebuah gunung. Selain itu edelweis juga berfungsi sebagai tanaman pelindung yang mampu menahan hempasan air hujan sehingga mengurangi erosi di lereng gunung. Edelweis dapat tumbuh di tanah yang tandus karena edelweis bersimbiosis dengan mikoriza atau sejenis jamur yang berada pada akar yang dapat menyerap nitrogen dan mengurangi sampah organik.

Bunga edelweis umumnya berwarna putih, abu - abu, hijau dan putih kekuning - kuningan. Bunga ini dapat bertahan sangat lama dan tidak berubah warna apabila dipetik. Inilah alasan bunga ini disebut sebagai bunga abadi. Bunga ini tidak akan layu tapi cuma mengering ketika dipetik.

Ketika bunga edelweis mekar, bunga ini akan mengeluarkan aroma khas yang yang mengundang serangga - serangga untuk menikmati madunya. Tumbuhan edelweis berkembang biak menggunakan serbuk bunga. Pada saat mekar serbuk bunga tersebut akan terhempas angin dan melewati jurang - jurang sehingga akan menumbuhkan tumbuhan edelweis baru. Dengan mengambil bunga edelweis otomatis juga menghambat perkembangbiakan bunga edelweis.

Mitos Bunga Edelweis
Seringkali para pendaki memetik bunga edelweis dengan alasan estetis, spiritualis atau sekedar untuk kenang - kenangan. Selama masih dalam taraf kewajaran memetik bunga edelweis hanya pada bagian kecil tumbuhan edelwies itu tidak menjadi masalah. Yang menjadi masalah adalah keserakahan para pendaki yang memetik berlebihan terutama pada sepanjang jalur pendakian.

Dibalik keindahan bunga edelweis menyimpan mitos, dimana apabila bunga ini diberikan kepada pasangannya maka cintanya akan abadi. Tak sedikit yang membawa bunga edelweis sebagai oleh - oleh dari mendaki gunung bagi pasangannya.

Miris memang melihat kondisi populasi bunga edelweis yang semakin menurun. Banyaknya kegiatan pendakian yang ada sejak dibuat film dan acara tv sebanding dengan penjarahan bunga edelweis. Mitos yang ada pun juga seakan mengalahkan logika. Fenomena yang ada saat ini mengharuskan kita lebih bijaksana dan menjaga agar bunga edelweis tetap lestari. Jangan sampai anak cucu atau generasi pendaki yang akan datang tidak bisa menikmati indahnya edelweis.

0 komentar