9 Tips Camping di Pantai

Kegiatan camp selalu diidentikkan dengan area pegunungan dengan tinggi melebihi 1000 mdpl. Pernah ga main - main, camping di 0 mdpl tepatnya di pantai? Camping di pantai memiliki sensasi berbeda dengan camping di gunung. Pantai tidak hanya bisa dinikmati disaat adanya sunset di sore hari dan sunrise di pagi hari tetapi juga saat malam hari. Kita bisa menikmati bintang - bintang yang bertebaran, api unggun di pantai, suara deburan ombak, dan angin sepoi - sepoi khas pantai. Selain itu camp di pantai ngga seribet camp di gunung yang harus menyediakan berbagai peralatan. Berbeda dengan camp di gunung, dipantai kamu bisa membawa apa saja yang ingin kamu bawa salah satunya gitar. Kamu juga bisa membuat api unggun dan bisa pula membawa makanan untuk dibakar seperti jagung, ikan atau ayam. Nah tertarik? Berikut ini akan saya share tips - tips melakukan camping di pantai, tentunya agar kegiatan campingmu menyenangkan.

1. Alas Tenda
Pasir pantai memiliki sifat lunak dan sulit untuk ditancapkan pasak. Carilah tempat mendirikan tenda dengan pasir yang tidak terlalu lunak agar ketika kita menancapkan pasak dome akan mencengkram pasir dengan kuat. Hal ini berfungsi tenda kita tetap kokoh berdiri walaupun terkena angin. Cari tanah yang datar dan tidak bergelombang agar tidurmu lebih nyaman.
Baca Juga : Peralatan dan Logistik yang Harus dibawa Ketika Mendaki
2. Jarak Tenda dengan Bibir Pantai
Perhatikan jarak tenda yang kamu dirikan dengan bibir pantai, hal ini sangat penting mengingat pada malam hari keadaan laut memang terlihat surut, namun pada dini hari air laut akan naik lagi, bahkan lebih tinggi dari pada ketika pagi hari. Maka dari itu atur jarak tendamu dengan bibir pantai. Untuk mengetahui seberapa jarak air laut ketika dini hari, untuk lebih amannya cari tempat mendirikan tenda berupa dataran yang ditumbuhi semak – semak atau pepohonan. Semak – semak dan pepohonan akan menjadi indikator bahwa tempat tersebut tidak terkena air laut.

3. Kedalaman Pasak
Karena tanah pantai berupa pasir berbeda dengan tanah gunung yang berupa tanah keras, kamu harus mensiasati hal tersebut dengan memasang pasak sedalam – dalamnya agar nantinya tidak lepas terkena angin laut.

4. Arah Angin dan Cara Membuat Perapian
Perhatikan arah angin di sekitarmu, hindari arah angin menghadap tenda langsung. Angin laut ketika malam hari akan berhembus lebih kencang dari pada siang hari. Perkuat pasak tendamu untuk mencegah tenda terbawa angin atau terbalik. Hindari area terbuka dan sebisa mungkin cari tempat mendirikan tenda di sekitar pohon maupun semak – semak.

Membuat perapian di pantai terbilang sulit – sulit gampang karena di pantai angin akan berhembus kencang mengakibatkan sulit untuk membuat api unggun. Untuk mengatasi hal tersebut, sebelum menumpuk kayu, buat galian di pasir sedalam kira – kira 10 hingga 15 cm. Fungsi galian ini yaitu untuk menghindari hembusan angin ke perapian. Dari galian tersebut kamu akan lebih mudah menyalakan api. Ingat selalu matikan api sebelum tidur agar tidak terjadi hal – hal yang tidak diinginkan.

5. Perhatikan Wilayah Mendirikan Tenda
Ketika kamu memilih area semak – semak atau pepohonan, perhatikan di sekitarmu apakah tempat tersebut merupakan habitat hewan atau tidak. Hal yang paling dihindari yaitu adanya ular. Sediakan garam atau belerang untuk menghindari ular mendekat karena ular sangat menghindari bau – bau menyengat.

6. Sediakan Air Tawar
Di pantai tidak akan kamu temukan air bersih kecuali kamu bercamping di area wisata yang sudah lengkap dengan fasilitas – fasilitasnya. Air tawar bisa dipergunakan sebagai air minum, membasuh muka, mencuci perlatan dan memasak sedangkan untuk mencuci kaki kamu bisa pakai air laut namun pasti akan terasa beda karena air laut sifatnya sudah tercampur dengan garam dan akan terasa lengket di tubuh.

7. Hindari Mendirikan Tenda Pada Malam Hari
Mendirikan tenda di pantai memerlukan ketelitian dan perhatian lebih. Hindari mendirikan tenda pada malam hari dan usahakan mendirikan tenda saat masih terang karena mendirikan tenda di pasir pantai memiliki kesulitan lebih dari pada di tanah.

8. Jaga Kebersihan Diri dan Peralatan
Pasir pantai yang menempel di tubuh pasti akan membuat tidak nyaman ketika masuk ke dalam tenda apalagi ketika akan tidur. Maka dari itu sebelum masuk ke tenda sebisa mungkin bersihkan diri dengan air karena tidur dalam keadaan ada pasir yang menempel pada tubuh pasti membuat tidak nyaman. Setelah selesai menggunakan peralatan kamu juga harus membersihkan peralatan tersebut. Hindari menggunakan air laut untuk membersihkan peralatan karena air laut menggandung garam yang akan membuat peralatan camping menjadi berkarat. Basuh tubuh kalian setelah bermain dengan air pantai, karena air pantai akan terasa lengket di tubuh.

9. Jangan Sisakan Sampah
Sebagai penghobi camping, hindari untuk nyampah dimanapun kamu melakukan kegiatan camping. Pastikan kamu membawa plastik untuk menyimpan sampah – sampahmu. Ketika selesai melakukan camping, buang sampahmu di tempat sampah yang ada di sepanjang perjalanan pulang. Jangan sekali – sekali mengubur sampah di pasir karena hal tersebut sama saja kamu mengotori pasir tersebut. Diatas adalah tips – tips mendirikan tenda di pantai, semoga bermanfaat.
Blogger
Disqus

No comments