Tips Memilih Jaket Outdoor Untuk Mendaki Gunung


Jeket merupkan komponen terpenting dalam kegiatan pendakian. Pemilihan jaket sebagai standar keselamatan sangat diperlukan. Tidak sembarang jaket dapat digunakan untuk mendaki. Sah - sah saja menggunakan jaket biasa namun tidak menjamin kenyamanan terhindar dari dingin yang berujung hipotermia, menyerap keringat sehingga membuat hawa dingin di tubuh, dan lain - lain. Kegiatan pendakian apalagi di gunung - gunung dengan ketinggian diatas 3.000 mdpl sangat membutuhkan jaket gunung sebagai peralatan keselamatan. Berikut ini adalah tips untuk kalian yang akan membeli jaket gunung

1. Jaket gunung yang baik yaitu jaket yang mampu menutupi bagian atas tubuh terutama leher
Hal ini untuk mencegah masuknya hawa dingin yang menjalar dari celah - celah jaket ke dalam tubuh. Usahakan untuk memilih ukuran yang pas untuk tubuh, jangan kebesaran maupun kekecilan. Kebesaran akan membuat space ketika packing menjadi besar, sedangkan apabila kekecilan akan mengurangi kenyamanan ketika mendaki.


Pilih model jaket yang dilengkapi kerah leher dan topi atau tudung. Kerah akan melindungi leher dari hawa dingin sedangkan topi akan menghangatkan bagian kepala. Pilih jaket dengan bahan waterproof dan windproof yang dapat melindungi pendaki dari angin maupun air. Namun ketika hujan tetap saja air akan merembes kedalam jaket lewat sela - sela jaket.

Untuk mengecek bahan dari jaket yang kamu beli memiliki bahan anti air atau tidak, kamu bisa mengucek bagian jaket. Bahan anti air akan terasa licin dan kaku seperti taslan dan gore-tex. Untuk memastikan kualitas, kamu dapat meniup salah satu bagian jaket, apabila jaket tersebut mampat dapat dipastikan bahwa jaket tersebut tahan air.

2. Pemilihan warna
Sebagian pendaki memilih warna terang dengan pendapat bahwa warna terang lebih dapat dikenali dan dapat memantulkan cahaya ketika dalam gelap, namun ada pula yang tidak menyukai warna terang pada jaket karena dianggap lebih cepat kotor.

3. Pertimbangkan medan yang akan dihadapi
Pemilihan jaket dapat disesuaikan dengan tingkat kesulitan pada medan yang akan dihadapi. Untuk pendakian gunung dengan ketinggian 2.000 hingga 3.000 mdpl, kamu dapat menggunakan jaket berbahan polar untuk dapat menghangatkan tubuh. Untuk pemakaian bisa disesuaikan oleh pendaki. Apablia terbiasa mendaki tanpa jaket, kamu dapat menyimpannya di carriermu dan menggunakannya ketika tidur. Dan apabila tidak terbiasa kamu dapat menggunakannya sepanjang perjalanan. Jaket gunung sangat penting terutama pada summit attack atau pendakian ke puncak pada malam hari.


4. Struktur Jaket
Perhatikan bagian - bagian jaket. Pilih jaket yang memiliki kantong - kantong fungsional seperti yang ada di dekat perut untuk menyimpan barang maupun menghangatkan tangan. Pilih bahan resleting yang tahan air, bisa dilihat pada bagian resleting yang menutup ketika ditarik. Hal ini sangat berfungsi untuk menahan angin masuk ke sela - sela resleting.

5. Pilih produsen terkenal yang memiliki kualitas baik pada gearnya
Perhatikan merk jaket gunung yang akan kamu beli. Pilih merk yang telah kamu kenali. Merk dari luar diantaranya, Jack Wolfskin, Deuter, Heads, Timberland dan lain - lain. Sedangkan merk lokal diantaranya, Eiger, Consina, Cozmeed, Rei, Avtech dan lain - lain. Tidak semua merk lokal kualitasnya dibawah merk impor begitu juga sebaliknya. Selalu perhatikan bahan, jahitan dan resleting jaket.

0 komentar