Peralatan dan Logistik yang Harus Dibawa Ketika Mendaki

Peralatan dan Logistik yang Harus Dibawa Ketika Mendaki

Kegiatan pendakian harus dipersiapkan dengan matang karena kita akan menghadapi cuaca gunung yang dapat sewaktu - waktu berganti. Bagi para pendaki pemula persiapan yang matang adalah kewajiban sebelum melakukan pendakian. Perlengkapan pendakian terbagi menjadi dua yaitu perlengkapan individu dan kelompok. Pembagian ini berfungsi untuk memudahkan mempersiapkan pendakian. Berikut ini adalah tips apa saja yang harus dibawa ketika melakukan kegiatan pendakian.

Perlengkapan Individu (Pribadi)
Perlengkapan individu sangat wajib diperhatikan untuk siapa saja yang masih pemula dalam kegiatan pendakian. Barang yang dibawa sifatnya adalah penting dan berguna untuk menghadapi ganasnya cuaca di gunung. Berikut adalah perlengkapan individu yang harus dibawa :
  1. Tas Daypack atau Carrier, berfungsi sebagai alat untuk membawa perlengkapan kamu, usahakan memilih carrier dengan kapasitas 40 liter keatas. Untuk kalian yang tidak terbiasa membawa barang - barang berat, usahakan memilih carrier dengan kapasitas 40 liter saja dan jangan terlalu membawa banyak barang yang tidak perlu.
  2. Jaket, Jaket adalah perlengkapan wajib mengingat gunung memiliki suhu yang dingin terutama ketika menginjak pukul 3.00 sampai 5.00. Pilih jaket dengan bahan yang hangat untuk menjaga suhu tubuh tetap hangat. Opsi lain bisa menggunakan flannel yang tebal.
  3. Celana Training, untuk celana sendiri sebenarnya tidak terlalu penting menggunakan celana jenis apa, tapi di anjurkan untuk menggunakan celana training dengan sifatnya yang tidak kaku. Selain itu bisa juga membawa celana pendek ketika mendaki. Tidak disarankan menggunakan celana jeans atau levis. Selain berbahan kaku dan tidak mudah kering, celana jeans bersifat menyimpan suhu serta menyerap air sehingga dapat menimbulkan hipotermia bila terlalu lama menggunaknnya dalam keadaan lembap karena keringat dan air. Usahakan gunakan celana lapangan berbahan quickdry atau mudah kering.

    Celana lapangan untuk mendaki
    - Cari celana lapangan yang kuat namun lembut untuk menghindari iritasi pada kulit.
    - Ringan, leluasa bergerak ketika melakukan pendakian
    - Memiliki kantong disisi kiri dan kanan celana
    - Tidak mengganggu pergerakan kaki
    - Praktis dan mudah dilepas
    - Terbuat dari bahan yang mudah menyerap keringat
    - Pada bagian lutut biasanya dibuat lebih tebal atau berlapis
    - Mudah kering, bila basah tidak menambah beban

  4. Sepatu atau Sendal Gunung, pemilihan alas kaki juga sangat penting. Sebisa mungkin jangan menggunakan sepatu biasa karena medan di gunung cukup untuk merusak sepatu - sepatu biasa hehe. Gunakan sepatu atau sendal khusus untuk pendakian agar lebih nyaman dalam melakukan kegiatan pendakian.
  5. Jas Hujan, selalu persiapkan keadaan terburuk dalam segala sesuatu, mengingat di gunung cuaca bisa sangat cepat berganti ada baiknya untuk selalu membawa jas hujan untuk mengantisipasinya. Tempatkan jas hujan di carrier pada tempat yang mudah di ambil, agar ketika hujan mendadak bisa cepat diambil.
  6. Kaus Kaki Tebal dan Sarung Tangan, suhu di gunung sangat dingin ketika memasuki pukul 3.00 hingga 5.00. Sangat perlu menggunakan kaus kaki dan sarung tangan untuk mendaki dan ketika tidur. Bagian telapak kaki menjadi bagian yang sensitif terhadap suhu dingin, maka dari itu sebaiknya menggunakan kaus kaki yang tebal agar terhindar dari kedinginan.
  7. Pakaian Ganti, untuk antisipasi ketika kehujanan bawlah pakaian ganti cukup 2 atau 3 saja untuk jaga - jaga ketika kehujanan ataupun keringat. Usahakan menggunakan pakaian ganti berbahan drifit seperti kaos sepakbola dan lain - lain. Atau kamu juga bisa menggunakan celana panjang atau pendek berbahan quick dry.
  8. Lampu Senter, untuk pendakian malam hari sangat wajib untuk membawa senter terutama senter yang tahan berjam - jam.
  9. Masker, masker menjadi opsional bagi sebagian orang. Fungsi masker untuk trek trek yang berdebu.
  10. Matras dan Sleeping Bag. Fungsi matras yaitu sebagai alas ketika tidur. Tanah gunung sangat lembap dan dingin, untuk melindungi dari dinginnya tanah gunung diperlukan matras. Sedangkan sleeping bag berguna ketika kita tidur agar udara dingin di gunung tidak membuat kedinginan ketika tidur. Kamu dapat mengganti Sleeping Bag dengan Thermal Bivvy namun dengan harga yang lebih mahal.
  11. Air dan Makanan (biasanya disediakan oleh kelompok) Usahakan membedakan air untuk masak dan air untuk minum. Air untuk masak menggunakan air ind*maret dengan harga murah sedangkan untuk minum gunakan merk aq*a. Untuk makanan kamu bisa memilih makanan cepat saji seperti roti, mie instan, biskuit dan lain - lain. Atau kamu juga bisa membawa makanan berat seperti memasak nasi, membawa sarden, sosis dan lain - lain untuk dimasak.
  12. Gaiter (opsional) gunakan gaiter untuk kondisi gunung yang berpasir untuk menghindari pasir masuk ke dalam sepatu
  13. Peralatan Mandi digunakan ketika turun gunung atau sebelum naik. Usahakan bawa seringkas mungkin, untuk shampo kamu bisa bawa yang sachet sedangkan sabun kamu dapat menaruhnya di plastik. 

Peralatan optional yang bersifat tidak wajib untuk dibawa :
  1. Tas slempang atau tas kecil. Tas selempang sangat multifungsi terutama untuk menaruh barang - barang kecil seperti kunci motor, pisau, hp, buff dan lain - lain.
  2. Powerbank. Karena pendakian biasanya memakan waktu yang cukup lama, usahakan membawa powerbank sebagai daya backup untuk hpmu.
  3. Kamera. Membawa kamera biasanya tergantung individu, ada yang menyempatkan membawa kamera baik itu pocket maupun dslr. Saran saja ketika membawa kamera bungkus kameramu dengan plastik untuk jaga - jaga apabila terjadi hujan dan air merembes sampai kamera.
  4. Topi. Topi hanya diperuntukkan ketika kamu mendaki pada saat siang hari. Kebanyakan para pendaki tidak membaw barang ini.
Perlengkapan Kelompok
Perlengkapan kelompok adalah barang - barang yang sifatnya dipergunakan oleh anggota - anggota lain. Untuk kelompok, ketika mendaki dengan anggota 5 orang atau lebih usahakan 2 orang membawa carrier dengan kapasitas 50 liter keatas untuk membawa peralatan dan perbekalan (logistik) tim. Berikut ini adalah peralatan yang dibawa oleh tim ketika mendaki:
  1. Tenda / Doom, pilih tenda atau doom sesuai dengan anggota kamu.
  2. Peralatan memasak, seperti kompor gunung, nesting, dan lain - lain.
  3. Pisau
  4. Kotak P3K berisi obat - obatan, wajib untuk yang memiliki riwayat sakit.
  5. Trash Bag atau Kantong Plastik, ingat buanglah sampah pada tempatnya, bawa turun sampahmu dan jangan kotori gunung.
Baca Juga : Peralatan Masak yang Wajib dibawa Ketika Mendaki
Untuk masalah logistik, persiapkan sesuai tipe gunung, apakah gunung yang didaki memiliki trak panjang atau tidak? apakah mendaki untuk bermalam atau tektok saja? berikut ini adalah logistik yang biasanya dibawa oleh para pendaki :
  1. Mie, biasanya wajib bagi para pendaki mengingat kepraktisannya dalam memasak
  2. Air Minum, wajib, mengingat pendakian sangat butuh air. Bawa air secukupnya, pertimbagkan apakah ada mata air digunung tersebut atau tidak
  3. Minuman hangat, contoh seperti kopi, teh, susu, energen dan lain - lain
  4. Roti, untuk mengganjal perut ketika perjalanan
  5. Madu atau permen, agar menjaga tenggorokan tetap basah dan memperlambat kehausan pada tenggorokan
  6. Tolak angin agar tidak masuk angin
  7. Camilan
Baca Juga : Cara Memasak Nasi di Nesting
Berikut ini logistik opsional bisa dibawa atau tidak sesuai kebutuhan
  1. Lauk, seperti tempe, nugget, daging, abon, sosis, kornet, saus, kecap
  2. Jelly
  3. Telor Asin
  4. Nasi, untuk makan berat
  5. Sayuran
  6. Minyak goreng
Baca Juga : Makanan Praktis untuk Kegiatan Pendakian
Cara Pengemasan Barang


Sekian post kali ini mengenai peralatan dan logistik yang harus dibawa. Ingat selalu utamakan keselamatan dan kenyamanan mendaki. Mendaki bukan hanya masalah puncak, yang paling penting bagaimana kita bisa bertahan di alam liar dari awal pendakian hingga selamat sampai di rumah. Selain cuaca dan skill, apa yang kita bawa dan kita kenakan akan menjadi salah satu faktor suksesnya pendakian. Keberhasilan seorang pendaki adalah sampai selamat di rumah. Cuma sedikit saran, minum hemaviton setelah mendaki agar tubuh tidak terlalu terasa capek dan pegal pegal setelah mendaki. 

Share this:

Disqus Comments