Cara Membuat Bivak

Cara Membuat Bivak

Bivak atau bisa juga disebut tenda sederhana merupakan tempat untuk berlindung sementara yang dibuat secara sederhana untuk melindungi diri dari panas, hujan maupun cuaca buruk sehingga memberikan rasa aman kepada si pembuat bivak. Pembuatan bivak bisa menggunakan bahan - bahan dari alam seperti ranting pohon, batu, gua dan sebagainya serta dapat juga menggunakan bahan yang sudah jadi seperti flysheet, parasut, hammock, jas hujan ataupun ponco.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan apabila membuat bivak
  • Usahakan memilih tempat yang menguntungkan seperti terhindar dari angin, tidak berada di tanah lapang ketika hujan (menghindari petir), memilih kemiringan tertentu dan lain - lain
  • Carilah fasilitas yang telah di sediakan oleh alam seperti ranting, goa, daun kering dan lain - lain. Untuk pemilihan goa perhatikan bahwa goa tersebut tidak merupakan sarang hewan maupun mengandung gas beracun. Untuk mengecek apakah tersebut beracun atau tidak, gunakan obor untuk mengetesnya. Obor dapat menyala apabila terdapat oksigen yang melimpah, sehingga dapat diketahui bahwa goa tersebut bersih dari racun.
  • Faktor keamanan bivak yaitu apabila menggunakan peralatan dari alam usahakan kokoh, hindari potensi banjir, tanah longsor, pohon tumbang dan sebagainya. Bivak jangan sampai bocor, buatlah parit untuk jalan air ketika musim hujan dan terakhir buatlah api unggun ketika malam.
  • Persiapkan alat - alat pendukung seperti pisau, senter, makanan yang cukup dan lain - lain sesuai kebutuhan.
  • Kesehatan diri sendiri
Hal  hal lain yang penting dalam pembuatan bivak
  • Jangka penggunaan bivak
    Dengan menentukan seberapa lama akan mendirikan bivak kita dapat merencanakan bagaimana pembuatan bivak, seberapa kokoh membuat bivak dapat menghemat tanaga dan kesadaran emosi akan tetap terjaga.
  • Individu atau kelompok
    Buatlah tempat senyaman mungkin, apabila dalam kelompok usahakan ukuran bivak tidak terlalu besar dan tidak terlalu sempit sehingga bivak tetap dalam nyaman dan keadaan hangat.
Manfaat penggunaan bivak 
  1. Tempat peristirhatan sementara yang nyaman dan aman.
  2. Tempat berlindung dari cuaca panas, hujan ataupun hujan
  3. Tempat berlindung dari binatang buas
Berikut ini contoh bivak dari alam



 Pembuatan bivak dengan bahan yang tersedia dari alam bisa menggunakan pohon yang tumbang, ranting serta dedaunan untuk dijadikan penghalang angin ataupun saat hujan. Kita bisa menggunakan pohon yang merunduk untuk kemudian ditutupi ranting - ranting di sisi kiri dan kanannya. Alas tidur  bivak dapat mengambil bahan yang tersedia di alam berupa tanah. Berbeda dengan di tenda yang memiliki lapisan bawah seperti matras tenda, ketika kita survive kita mau tidak mau harus bersentuhan dengan tanah langsung dengan tanah dalam kondisi lembap dan dingin.

Untuk mensiasatinya, kita bisa menggunakan daun ataupun rumput kering untuk alas tidur yang cukup nyaman. Sebagai catatan tambahan, jangan mendirikan bivak di cekungan lembah, saluran air yang telah mengering, ataupun bibir sungai. Hal ini mengantisipasi agar ketika turun hujan bivak tidak tersapu oleh air. Kelebihan menggunakan bahan pembuat bivak dari alam yaitu ketersediaan bahan baku yang melimpah, namun harus sedikit bersusah payah dalam membentuk bivak. Kekurangannya adalah kita harus secara manual membuatnya dari awal serta harus membuat sekokoh mungkin agar tahan dari hujan maupun angin.

Berikut contoh bivak dari bahan yang sudah jadi







Bivak buatan merupakan bahan yang bersifat hasil industri dan tidak bisa lepas dari pohon - pohon di sekitar tempat pendirian bivak. Bahan pembuat bivak diantaranya ponco, flysheet, atau hammock untuk dinding dan atap, tali, serta tongkat sebagai penyangga atap. Bivak buatan memiliki keunggulan dalam segi kepraktisan serta lebih nyaman apabila dibandingkan dengan bivak berbahan dasar dari alam. Bivak buatan akan semakin nyaman apabila di padukan dengan bahan - bahan yang ada di alam seperti kayu, ranting dan pohon.
Baca Juga : Pendakian Ultralight
Pendirian bivak buatan terdiri dari dua komponen yaitu rangka dan penutup. Rangka bivak dapat menggunakan kayu atau batang pohon. Hindari batang kayu berduri serta kayu beracun untuk rangka bivak karena akan membahayakan si pengguna bivak. Komponen kedua yaitu penutup seperti ponco, flysheet ataupun hammock.

Tips Pendirian Bivak dari fanspage Eiger


Video Pembuatan Bivak

Share this:

Disqus Comments