Pendakian Gunung Merapi via New Selo

Gunung Merapi berada di dua provinsi yaitu Jawa Tengah dan Yogyakarta, gunung ini dianggap menantang bagi sebagian orang dengan alasan Gunung Merapi adalah salah satu gunung aktif dan juga berada pada cincin api di Indonesia. Gunung Merapi memiliki siklus meletus setiap 4 tahun sekali, namun hingga kini terhitung terakhir kali meletus yaitu 2010 belum terjadi letusan lagi.Terdapat banyak mitos mengenai Gunung Merapi serta puncak garuda yang baru yang menjadi daya tarik para pendaki untuk mengunjunginya. Gunung Merapi memiliki tinggi 2.930 mdpl dengan area camp bernama Pasar Bubrah.

Jalur paling sering digunakan untuk mendaki adalah jalur New Selo yang berada di Selo, Kabupaten Boyolali, tepatnya di desa Tlogolele. Kecamatan Selo menjadi dua basecamp gunung besar untuk pendakian Merapi dan Merbabu. Sering kali ada pendaki melakukan 2 pendakian sekaligus sehingga muncul istilah 2M (Merapi Merbabu) pada kedua gunung ini. Selain via Selo, pendakian Merapi juga bisa dilakukan via Kaliurang, Kec. Pakem, Kab. Sleman, Yogyakarta dengan estimasi perjalanan 7 jam dengan jalur yang terjal.

Untuk sampai di Selo, bagi orang - orang yang dari luar Jawa Tengah bisa menggunakan transportasi darat yaitu dengan kereta api maupun bus. Apabila menggunakan kereta api langsung saja dengan tujuan Stasiun Poncol Semarang dilanjutkan ke Terminal Terboyo Semarang. Dari Terboyo ambil bus jurusan Solo - Semarang dan turun di Terminal Boyolali. Di terminal Boyolali silahkan mencari bus kecil menuju ke Selo. Sesampainya di bus jangan lupa ingatkan kepada kernet bus untuk turun di jalur pendakian merapi Selo.

Sesampainya di Desa Selo, silahkan berjalan kaki sampai di dusun Plalangan sekitar 15 menit dari jalan raya hingga menemukan tulisan New Selo. Jalan menanjak ke basecamp dapat dimanfaatkan untuk pemanasan. Sepanjang jalan akan ditemui pos kecil, disini kamu harus melapor dan membayar biaya retribusi pendakian Gunung Merapi. Sepanjang jalan kamu akan melewati rumah serta ladang penduduk.

Basecamp Merapi berupa rumah dengan ruang aula yang cukup luas untuk menampung para pendaki yang ingin beristirahat setelah melakukan pendakian maupun yang akan melakukan pendakian. Tempat ini mampu menampung maksimal 30 pendaki. Di basecamp ini persiapkan segala sesuatunya untuk mendaki dari logistik hingga perlengkapan.

Peta Pendakian Merapi via Selo

Pendakian Merapi
New Selo - Pos 1
Perjalanan diawali dari New Selo menuju Pos 1, kamu akan menemui shelter untuk sejenak beristirahat. Trek awal akan melewati area perkebunan serta jalan berbatu yang besar. Estimasi waktu dari New Selo hingga ke Pos 1 adalah 2 hingga 3 jam.

Pos 1 - Pos 2 
Jalur berikutnya adalah perjalanan ke pos 2 dengan trek yang lebih ekstrim. Kamu akan melewati lahan gersang dengan pepohonan kecil. Hati - hati banyak terdapat jurang, disini perlu adanya kewaspadaan. Estimasi waktu dari Pos 1 menuju Pos 2 adalah 1 hingga 2 jam.

Pos 2 - Watu Gajah 
Dari Pos 2, selanjutnya melanjutkan ke Watu Gajah dengan trek yang juga ekstrim. Di Watu Gajah terdapat banyak bebatuan besar dan pohon - pohon kecil. Di sini kita besa mendirikan tenda selain di Watu Gajah. Estimasi perjalanan dari Pos 2 ke Watu Gajah adalah 1 jam.

Watu Gajah - Pasar Bubrah
Perjalanan dari Watu Gajah menuju Pasar Bubrah jalurnya agak datar dan waktunya puntidak terlalu lama. Di Pasar Bubrah inilah pilihan utama para pendaki untuk mendirikan tenda. Di Pasar Bubrah tidak ditemukan pepohonan sama sekali yang ada hanya batu - batu kerikil. Estimasi waktu dari Watu Gajah ke Pasar Bubrah adalah 30 menit. Pada area Pasar Bubrah terdapat tower untuk memberi warning ketika terjadi gejala meletusnya Merapi. Dari Pasar Bubrah, untuk mencapai puncak Merapi pendaki harus melewatu jalur pasir dengan kemiringan 45 hingga 50 derajat. Banyak yang menganggap bahwa jalur ini lebih ekstrim daripada jalur menuju Mahameru.

Foto - Foto Puncak Merapi

0 komentar