Tips Penggunaan, Perawatan, dan Pencucian Carrier



Dalam sebuah pendakian kita pasti membutuhkan alat - alat yang mendukung pendakian seperti sendal, sepatu, jaket, carrier, sleeping bag dan lain - lain. Alat - alat tersebut sangat vital dalam pendakian. Sayangnya masih banyak yang belum tau bagaimana perawatan dan penggunaan alat - alat tersebut. Artikel berikut ini akan menjelaskan tentang bagaimana merawat dan cara penggunaan carrier yang baik dan benar untuk pendakian.

Carrier bagi para pendaki adalah salah satu alat wajib yang harus dibawa oleh para pendaki. Carrier sendiri memiliki kegunaan untuk membawa peralatan dan logistik seperti sleeping bag, jas hujan, logistik dan lain - lain. Lalu bagaimana cara menggunakan carrier? Berikut ini adalah penjelasan mengenai cara menggunakan carrier yang benar.
  • Packing di tas carrier
Sebelum kita menggunakan carrier ada baiknya kita belajar bagaimana cara packing memasukkan barang ke carrier. Packing yang asal - asalan akan mempersulit pendaki ketika bongkar muat alat - alat yang ada di carrier. Begitu juga sebaliknya, ketika kita packing dengan rapi maka akan mudah dalam pencarian barang di dalam carrier. Penataan di carrier selain mempermudah juga dapat mengefisienkan barang - barang yang bisa masuk di carrier, jadi walaupun barang kita sangat banyak ketika kita tau bagaimana packing yang benar maka semua barang tersebut akan bisa dimasukkan semuanya ke carrier.

Tips pertama untuk packing adalah menggulung baju. Ketika menggulung baju otomatis baju yang kita gulung lebih padat dibanding melipat dan baju yang dilipatpun lebih memakan tempat di carrier. Jangan lupa setelah menggulung baju, masukkan baju tersebut ke dalam plastik agar tetap kering, jaga - jaga apabila terjadi hujan.

Tips berikutnya adalah penyusunan barang di carrier. Gunakan matras camping sebagai frame carrier. Hal ini untuk mempermudah dalam memasukkan barang serta agar carrier tetap tegak. Penempatan matras kira - kira seperti gambar berikut
 

 Selanjutnya adalah penyusunan barang.
  1. Taruh barang - barang ringan dan jarang dipakai dibawah dibagian bawah seperti sleeping bag dan, pakaian ganti dan lain - lain.
  2. Taruh barang yang memiliki berat sedang ditengah seperti logistik, perlengkapan masak, dan lain - lain.
  3. Taruh barang terberat dan sering digunakan pada saat trekking pada bagian paling atas seperti tenda, air dan lain - lain. Hal ini berfungsi pada pembagian berat di carrier. Ketika barang terberat diletakkan di atas, maka berat barang akan jatuh di pundak, apabila barang diletakkan di bawah maka akan membebani pinggul dan akan terasa lebih berat. Sedangkan barang - barang yang sifatnya urgent seperti ponco dan p3k akan sangat memudahkan untuk diambil ketika ditempatkan dibagian atas.
  4. Keseimbangan. Berat antara carrier sebelah kanan dan kiri harus diperhatikan, apalagi pendakian panjang waktu sampai 5 jam keatas. Hal ini akan sangat penting agar berat di pundak juga seimbang.
  5. Memaksimalkan penggunaan ruang di carrier. Sebisa mungkin padatkan isi carrier, seperti nasting jangan sampai kosong dalamnya.
  6. Mengurutkan penggunaan barang. Di dalam carrier barang apa saja yang paling sering kita gunakan taruh diatas dan yang paling jarang digunakan taruh di paling bawah.
  7. Bungkus benda - benda tajam seperti pisau, gunting, pasak dan frame tenda supaya tidak merusak carrier.
  8. Jangan memaksakan memasukkan barang apabila carrier sudah penuh.
  9. Pelan - pelan ketika membuka dan menutup risleting karena rawan patah.
  10. Hati - hati teradap ranting dan duri tanaman yang mampu merusak carrier.
  11. Selalu gunakan raincover agar tidak gampang kotor.
Selanjutnya adalah cara membersihkan carrier. Carrier perlu perawatan dalam setiap penggunaan pendakian pasti terdapat banyak sekali kotoran kotoran terutama debu, pasir ataupun lumpur yang mengering di carrier. Komponen tersebut bisa merusak carrier. Berikut ini adalh tips perawatan carrier setelah pendakian
  1. Keluarkan barang - barang yang masih tertinggal di carrier.
  2. Pisahkan setiap komponen yang bisa dipisahkan, contoh seperti tas saya consina tarebbi bisa di copot besi untuk bagian punggung hal ini bertujuan agar lebih mudah dalam pencucian dan pengeringan.
  3. Bersihkan dengan lap basah. Kenapa tidak menggunakan sikat karena sikat bisa merusak bagian carrier jadi menggunakan lap basah.
  4. Keringkan dengan cara angin - angin saja jangan langsung kena terik matahari.
  5. Setelah kering rangkai kembali carriernya yang masih terpisah - pisah.
  6. Hindari menggunakan mesin cuci dan jangan pula di laundry. 
Tips menyimpan carrier
  • Bungkus carrier kedalam plastik atau minimal pakaikan raincover agar tidak berdebu.
  • Taruh kapur barus agar tidak berjamur. Kapur barus juga berfungsi untuk menolak tikus.
  • Pastikan tidak ada sisa - sisa makanan didalam carrier.
  • Simpan carrier di tempat yang kering dan tidak lembap.
  • Jangan menyimpan dalam kondisi basah.

Postingan terkait: